Wako Deri Asta: "Tolak Praktek Korupsi dan Berikan Sanksi Tegas Pelakunya" -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Wako Deri Asta: "Tolak Praktek Korupsi dan Berikan Sanksi Tegas Pelakunya"

Rabu, 02 September 2020
Walikota Sawahlunto Deri Asta bersama ajudan

Sawahlunto, fajarsumbar.com - Walikota Deri Asta menyampaikan visi misi Kota Sawahlunto 2018-2023, diantaranya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pembangunan berkelanjutan. 

Melalui Reformasi Birokrasi akan terwujud pengelolaan pemerintah yang bersih dan profesional.

"Untuk mewujudkan itu diperlukan komitmen dari kepala daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN), "ujar Deri Asta.

Lebih jauh Deri Asta menyampaikan salah satu hal yang dilakukan pemerintahannya adalah menggandeng beberapa perguruan tinggi untuk memberikan assesmen dan mengevaluasi kinerja ASN kota Sawahlunto.

Komitmen anti korupsi juga disampaikan Wako Deri Asta. Pemerintahannya tegas menolak praktek-praktek korupsi dan akan memberikan sanksi tegas kepada pelakunya.

"Kita berharap pembangunan di Sawahlunto ini merupakan pembangunan yang berkah, cepat dan maju dengan tidak berperilaku korup," imbuhnya.

Wako Deri Asta juga menyampaikan pencapaian kinerja utama Pemko Sawahlunto dan pencapaian ukuran keberhasilan Road Map Reformasi Birokrasi sampai dengan tahun 2019.

"Saya sangat berkomitmen dalam evaluasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP ini, saya telah menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD di lingkungan pemerintahan Kota Sawahlunto untuk serius dan fokus menindaklanjutinya," sambung Deri Asta.

Walikota Sawahlunto Deri Asta memaparkan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi Pemko Sawahlunto secara Virtual kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Selasa (1/9/2020).

Pemaparan SAKIP dan RB itu dalam rangka evaluasi dan penilaian dari Kementerian yang dikomandoi oleh Tjahyo Kumolo. Tampak hadir mendampingi walikota adalah Wakil Walikota, Zohirin Sayuti, Sekdako Ambun Kadri, sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan virtual itu sejumlah kepala OPD kemudian menjelaskan capaian SAKIP dan RB secara bergantian. Tim Evaluasi dari KemenPAN-RB kemudian melakukan penilaian dan tanya jawab dengan beberapa kepala OPD. (ton)