13 Positif Covid-19 Karantina Mandiri Kab.Solok Sembuh -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

13 Positif Covid-19 Karantina Mandiri Kab.Solok Sembuh

Senin, 05 Oktober 2020
Syofiar Syam, S.Sos,M.Si


Solok, fajarsumbar.com - Sebanyak 13 orang konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Solok, merupakan pasien karantina mandiri, setelah dilakukan 2 kali pemeriksaan spesimen hasilnya negatif. Akhirnya hari ini Senin 5 Oktober 2020, ke-13 warga Kabupaten Solok tersebut dinyatakan sembuh.


Kabar tersebut baru-baru ini dirilis Juru Bicara (Jubir) Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam, S.Sos,M.Si, Senin (5/9/2020) via Whatsapp.


Kepada media fajarsumbar.com Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam mengabarkan, secara rinci identitas ke-13 orang sembuh tersebut sebagai berikut,


Bayi perempuan umur 2 tahun, alamat Nuansa Griya Arosuka III Nagari Batang Barus Kecamtan Gunung Talang, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi, karantina mandiri dan dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Perempuan umur 21 tahun, alamat Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak, riwayat kasus suspek dari Puskesmas Singkarak, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Kemudian, perempuan umur 35 tahun, alamat Perum. Griya Arosuka Tahap II. Nagari Batang Barus Kecqmatan Gunung Talang, pekerjaan ASN, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Berikutnya laki-laki umur 44 tahun, alamat Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Laki-laki umur 38 tahun, alamat Tabek Pala, Nagari Talang Kec. Gn Talang, pekerjaan  PLN Kayu Aro, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Laki-laki umur 21 tahun, alamat Perum Nuansa Griya Asri Tahap 2, Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Perempuan umur 23 tahun, alamat Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Laki-laki umur 21 tahun, alamat Banda Balantai Transat Kota Solok, pekerjaan PLN Kayu Aro, riwayat kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Laki-laki umur 23 tahun,  alamat Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Padang, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Laki-laki umur 40 tahun, alamat Basung Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Di Atas, pekerjaan PLN Singkarak, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Laki-laki umur 32 tahun, alamat Perumahan Batu Kubung Kecamatan Kubung, pekerjaan Polri, riwayat kasus suspek dengan hilangnya rasa penciuman, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. 


Laki-laki umur 55 tahun, alamat Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan Tani, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Perempuan umur 21 tahun, alamat Nagari Gantung Ciri, pekerjaan Karyawan Toko Elektronik Kota Solok, riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Solok, karantina mandiri, dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.


Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam dalam keterangan tertulisnya juga mengabarkan, terkait kasus suspek dirawat saat ini di Kabupaten Solok berjumlah 1 orang yaitu, laki-laki umur 61 tahun, alamat Nagari Kotobaru riwayat pasien suspek yang dirawat di ruang isolasi RSUD Arosuka sejak tanggal 2 Oktober 2020.


Tak sampai disitu Syofiar juga menyebutkan, mengenai kasus konfirmasi di Kabupaten Solok hari ini ada penambahan 1 orang dan yang bersangkutan sudah meninggal di RS Semen Padang Hospital (SPH), pada tanggal 3 Oktober 2020 pukul 16.20 Wib yaitu, laki-laki umur 52 tahun alamat Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti, diagnosa Suspect COVID-19 + Pneumonia Bilateral + DM Tipe 2 + ARDS.


Lebih rinci Syofiar Syam menjelaskan, setidaknya hingga berita ini diturunkan total warga Kabupaten Solok yang konfirmasi Covid-19 adalah sebanyak 154 orang terdiri dari, karantina mandiri 40 orang, dirawat sebanyak 8 orang, meninggal 5 orang.


Terkait peningkatan jumlah pemeriksaan spesimen Syofiar Syam menyebutkan, sudah dilakukan sebanyak  4.018 orang dimana sebanyak 1.684 pemeriksaan berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok. (nr)