16 Pelanggar Perda AKB Dihukum Bersihkan Fasilitas Umum -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

16 Pelanggar Perda AKB Dihukum Bersihkan Fasilitas Umum

Minggu, 11 Oktober 2020
Pelanggar Perda AKB yang terjaring di Padang Panjang diberi hukuman membersihkan fasilitas umum di seputar  Pasar Pusat.  (Kominfo) 


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Sikap tegas terhadap pelanggar Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dilakukan tim yang terdiri dari Satpol - PP, TNI dan Polri, Sabtu, (10/10). 


Sedikitnya 16 warga yang ditemukan melanggar dijatuhkan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum di Pasar Pusat Padang Panjang.


"Hari ini  merupakan hari pertama penerapan sanksi sosial atas Perda No. 6 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru yang dilaksanakan secara gabungan oleh TNI/Polri dan Satpol PP. Hasilnya  terjaring beberapa orang warga yang tidak menggunakan masker," kata Kadis Pol PP-Damkar melalui Kabid Ketentraman dan Penegakan Perda Herick Eka Putra, S.STP seperti disiarkan Dinas Kominfo  setempat.


Herick berharap jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19, khususnya untuk pemakaian masker, karena kedepan sanksinya akan lebih berat sampai kepada denda bahkan dipidana kurungan. 


"Ini semata-mata demi melindungi  masyarakat dari seluruh aspek dampak pandemi Covid19.  Mudah-mudahan masyarakat  menyadarinya," kata Herick.


Kasi Ops, Pol PP, Sazali mengatakan, 16 orang pelanggar tersebut sudah masuk dalam data base Sipelada (Si Pelanggar Perda).  " Sanksi akan diakumulasi, bila melanggar lagi, maka akan dijatuhkan sanksi yang lebih berat pada tahap berikutnya," katanya.


Pantauan fajarsumbar. com di beberapa ruas jalan menuju pasar dan di dalam Pasar Pusat Padang Panjang puluhan  petugas berseragam  berjaga-jaga dan siap menindak pelanggar Perda AKB. 

TIm penegak perda ini akan terus turun ke lapangan. Tahap pertama ini baru di pusat kota.  (syam/ab)