432 Mustahiq Dapat Bantuan Modal Usaha dari Baznas Tanah Datar -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

432 Mustahiq Dapat Bantuan Modal Usaha dari Baznas Tanah Datar

Selasa, 13 Oktober 2020
Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah memberikan arahan kepada para mustahiq


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Datar menyalurkan zakat sebesar Rp. 1.495.500.000,- berupa bantuan modal usaha untuk 432 orang mustahiq (penerima zakat).


Pjs. Bupati Tanah Datar diwakil Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang Nusyirwan, didampingi Ketua Baznas Yasmansyah beserta pengurus, Kabag Kesra H. Afrizon, Camat Lima Kaum Hendra Setyawan dan Kepala KUA Lima Kaum, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada para mustahil di gedung pertemuan Kecamatan Lima Kaum, Senin (12/10/20). 


Staf Ahli Bupati Nusyirwan mengatakan penyaluran zakat untuk modal usaha sangat pas momentumnya akibat pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap sektor ekonomi.


“Kegiatan ini bersifat rutin setiap tahun, tetapi karena disalurkan dalam pandemi Covid-19, manfaat sangat terasa bagi penerima manfaat untuk pengembangan usaha,” sampai Nusyirwan.


Lebih lanjut Nusyirwan berharap bantuan modal usaha dapat dikelola dengan sebaik mungkin.

Kepada jajaran pengurus Baznas yang baru saja dikukuhkan, Nusyirwan berharap sinergi dan kerjasama antara pemerintah daerah dan Baznas terus digali dan dikembangkan.


Senada dengan itu Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah ingin terus kerjasama dengan pemerintah daerah dan stake holder lainnya.


“Baznas ingin bergandengan tangan dengan pemerintah daerah dan seluruh stake holder lainnya. Kami kuat karena masyarakat, dukung kami, mudah-mudahan Baznas bisa amanah menjalankan tugasnya,” urai Yasmansyah. 


Yasmansyah tambahkan Baznas memiliki banyak program bantuan seperti bantuan pendidikan, termasuk bantuan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, bantuan modal usaha, bidang kesehatan, bantuan rehab rumah dan lainnya.


Dijelaskan juga, bantuan modal usaha bervariasi mulai dari Rp. 2,5 juta sampai Rp. 5 juta sesuai kebutuhan yang diajukan oleh masyarakat miskin yang masuk dalam kategori penerima zakat dan hasil survey lapangan Baznas. Profesi penerima bantuan pun beragam dari peternak, petani, pedagang kecil dan lainnya. (fdy)