6 Karung Goni Ganja Kering dari Madina Dipasok ke Sumbar -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

6 Karung Goni Ganja Kering dari Madina Dipasok ke Sumbar

Senin, 12 Oktober 2020

Polres Pasaman memperagakan paket ganja kering yang ditangkap dari tersangka.


Pasaman, fajarsumbar.com - Polres Pasaman mengamankan 6 karung goni ganja kering dari Madina, Sumatera Utara rencana akan dipasok ke Sumatera Barat (Sumbar).


Ganja  kering tersebut dibawa pelaku menggunakan mobil. Sebelum penangkapan tim Polres Pasaman melakukan pengintaian di sepanjang jalan Kecamatan Rao, karena sebelumnya ada informasi barang haram itu dibawa melalui lokasi tersebut.


Benar adanya, tiba-tiba melintas 1 unit mini bus merek Suzuki Karimun dengan nomor polisi BA 1676 CQ. Melihat mobil yang dicurigai itu, tim melakukan pengejaran.


Saat dilakukan pengejaran, anggota Sat Resnarkoba langsung menyuruh pengemudi berhenti. Dan akhirnya pelaku pun memberhentikan kendaraannya tanpa perlawanan.


Hal itu disampaikan Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah,S.Ik, M.Si didampingi Waka Polres Pasaman Kompol Ahmad Yani dan Kasat Narkoba Iptu Syafri Munir, pada press conference di aula Mapolres Pasaman, Senin, (12/10/2020).


Usai kendaraan yang dicurigai itu diberhentikan, polisi selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap pengemudi atas nama M. Ismail. 


Ditemukan 6 karung goni plastik warna putih narkotika jenis ganja yang di bungkus dengan lakban, warna coklat.


Dari pengakuan dari tersangka, paket-paket tersebut adalah narkotika jenis ganja yang dibawa dari Kabupaten Madina, Sumatera Utara.


“Rencananya, barang haram yang dibawa tersangka dari Kabupaten Madina Sumatera Utara itu akan dibawa ke wilayah Sumatera Barat. Namun kepada siapa diserahkan masih dalam penyelidikan,” ujarnya.


Paket-paket narkotika itu selanjutnya dilakukan penghitungan oleh anggota yang disaksikan kepala jorong dan warga setempat. 


“Dari hasil penghitungan anggota di lapangan, jumlah paket narkotika jenis ganja itu sebanyak 100 paket,” tuturnya.


Atas oerbuatan tersangka dengan perbuatannya dikenakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 115 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Afrinaldi)