Anggota Tagana Terima Bantuan dari Kemensos, Total Anggaran Disediakan Rp77 Miliar -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Anggota Tagana Terima Bantuan dari Kemensos, Total Anggaran Disediakan Rp77 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2020

Salah satu kegiatan anggota tagana saat latihan menghadapi bencana. (ist)


Painan, fajarsumbar.com -  Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar sebagai tali asih untuk 39 ribu relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Indonesia.


Total Tagana di Indonesia sekitar 39 ribu dan kami menyiapkan Rp77 miliar sebagai tali asih guna menyokong tugas mereka sebagai relawan," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos Republik Indonesia, Safii Nasution usai acara Pencanangan Kampung Siaga Bencana di Nagari Kambang Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2020).


Ia menambahkan besaran tali asih bagi Tagana Rp250 ribu/bulan/orang, dan dibayarkan per enam bulan sekali.


Hanya saja saat ini penyaluran tali asih masih melalui rekening, dan pada 2021 pihaknya bersama dengan salah satu perbankan akan membuat kartu ATM untuk masing-masing Tagana.


Peluncuran ATM akan dilaksanakan pada Maret 2021 tepat pada hari jadi Tagana ke-13," ungkapnya.


Kartu ATM tersebut selain digunakan untuk mempercepat pendistribusian tali asih, juga digunakan sebagai tanda pengenal karena disana dimuat nama lengkap, tempat tanggal lahir, wilayah hingga waktu pelaksanaan pelatihan.


Terkait tali asih kami juga berharap agar seluruh kabupaten/kota juga mengalokasikan dana pada APBD masing-masinng untuk para Tagana," sebutnya.


Pada Pencanangan Kampung Siaga Bencana di Nagari Kambang Barat juga dilaksanakan sejumlah kegiatan, diantaranya, penyerahan santunan bagi empat ahli korban bencana angin topan dan tanah longsor di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan IV Jurai, Pesisir Selatan.


Selanjutnya penyerahan logistik Lumbung Sosial untuk Kampung Siaga Bencana Kambang Barat sebesar Rp50 juta.


Dalam kesempatan itu hadir anggota komisi VII, DPR RI, Lisda Hendrajoni, anggota DPD RI, Alirman Sori dan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Apriyanto serta sejumlah pejabat lainnya.