Banyak UKM di Bukittinggi Dipastikan Tidak Dapat Bantuan, Ini Alasannya -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Banyak UKM di Bukittinggi Dipastikan Tidak Dapat Bantuan, Ini Alasannya

Selasa, 20 Oktober 2020

Indah Yusrina


Bukittinggi fajarsumbar.com - Kelurahan Kubu Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Sealayan  untuk mendapatkan dana hibah Usaha Kecil Menengah (UKM)  dari Kementerian Koperasi UMKM dan Perdagangan yang memberikan waktu yang sangat pendek, sehingga banyak yang berminat menemui kegagalan.


Hal ini disampaikan Lurah Kubu Gulai bancah melalui Sekretaris Lurah Indah Yusrina kepada fajarsumbar.com di Kantor Lurah Kubu Gulai Bancah Bukittinggi, Selasa (20/19/2020).


 Menurutnya, terkendalanya permohonan mulai dari pemberitahuan sampai dikirimkan data pemohon sangat pendek waktunya, sebab persaratannya yang harus dipenuhi oleh pemohon adalah Surat Izin Usaha Kecil Mikro yang dikeluarkan dari Kecamatan.


Persaratan untuk melengkapi permohonan pertama KTP dan KK Bukittinggi, surat permohonan yang diketahui RT/RW dan surat pernyataan kalau memang benar berusaha d lengkapi dengan Photo,  dan surat izin usaha kecil mikro dari kecamatan yang nantinya diteruskan ke Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi.


Kemudian data harus di entri, perubahan dengan memperpendek waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, yang semula tanggal 30 September 2020 lalu dipercepat, ujarnya.


Lebih lanjut kata Indah, ketika diberi tahu masalah didaerah, pihak Kementrian mau memperpanjang dan membuka peluang mendaftar tahap II, sehingga telah dikirim datanya sebanyak 67 orang tahap pertama, tahap ke 2 terkirim 85 orang terakhir.


Harapannya kedepan masalah informasi tentang mendapatkan dana hibah ini, lebih cepat tentu lebih baik dan waktunya jangan tergesa-gesa.


“Kita maklum bahwa, tidak banyak UKM yang membuka warung kecil-kecilan seperti pedagang bakso, barang kelontong mempunyai izin usaha kecil mikro dan begitu ada bantuan hibah mereka beramai-ramai mengurus," ungkapnya. (gus)