BWI Dibentuk Bukan untuk Mengambil Alih Aset-Aset Wakaf -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

BWI Dibentuk Bukan untuk Mengambil Alih Aset-Aset Wakaf

Selasa, 20 Oktober 2020
Buya Sarkawi dilantik menjadi ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Solok Selatan oleh ketua BWI Pusat, Prof. Dr. H. M. Nuh. 


Solsel, fajarsumbar.com - Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Propinsi Sumatera Barat H. Japeri melantik pengurus BWI Kab. Solok Selatan periode 2020 - 2023 di aula Kemenag Solok Selatan, Selasa 20/10/20.


Dalam Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Pelaksana BWI Pusat, Prof. Dr. H. M. Nuh, Buya Syarkawi diamanahi sebagai Ketua Badan Pelaksana BWI Perwakilan Solok Selatan. Penjabat Sekdakab Solok Selatan Fidel Efendi sebagai Wakil Ketua, Syafra Haradi sebagai Sekretaris, Bendahara Evi Sandra Thomas, serta pengurus lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, hadir dan memberikan sambutan Pjs Bupati Solok Selatan Jasman Rizal yang diwakili oleh Pj Sekda Fidel Efendi


Dikutip dari situs bwi.go.id, Badan Wakaf Indonesia (BWI) adalah lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Badan ini dibentuk dalam rangka mengembangkan dan memajukan perwakafan di Indonesia.


BWI dibentuk bukan untuk mengambil alih aset-aset wakaf yang selama ini dikelola oleh nazhir (pengelola aset wakaf) yang sudah ada. 


BWI hadir untuk membina nazhir agar aset wakaf dikelola lebih baik dan lebih produktif sehingga bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat, baik dalam bentuk pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, maupun pembangunan infrastruktur publik. (abg)