Curhat Mbah Rasti Sebelum Adanya Jalan TMMD Reguler Brebes -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Curhat Mbah Rasti Sebelum Adanya Jalan TMMD Reguler Brebes

Jumat, 16 Oktober 2020


Brebes, fajarsumbar.com – Mbah Rasti (70), warga Dusun Kedung Kandri RT/RW. 01, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini, mengaku sangat terharu dengan dibangunnya jalan baru yang tembus ke dusunnya dari desanya Kalinusu sepanjang 2,2 kilometer, melalui TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes. Jumat (17/10/2020).


Dijelaskan sebelumnya, sudah 75 tahun sebelum adanya jalan TMMD selebar 4-6 meter itu, warga Kedung Kandri harus menyeberangi Kali Pemali dengan perahu untuk mendapatkan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ke pasar terdekat yang ada di wilayah kecamatan tetangganya, yaitu Kecamatan Bantarkawung.


Sementara untuk mengurus administrasi ke Kantor Balai Desa Kalinusu, setelah menyeberang rakit, mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 8 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai tujuan.


Nenek tersebut mengaku, untuk ongkos penyeberangan adalah untuk anak sekolah adalah seribu rupiah pulang-pergi, dewasa plus sepeda kayuh Rp. 2 ribu pulang-pergi plus sepeda motor, dan dewasa plus motor Rp. 5 ribu.


“Kalau pulang-pergi ke Kantor Balai Desa Kalinusu untuk mengurus administrasi dan menerima bantuan BLT, saya memerlukan waktu 1 jam lebih, dengan ongkos Rp. 36 ribu untuk pulang-pergi naik perahu dan angkot,” bebernya.


Sekarang, dengan dihapuskan keterisoliran itulah yang membuat biaya baik untuk anak sekolah dan aktivitas lainnya, yang membuatnya terharu, bangga, sekaligus berterima kasih kepada pemerintah daerah dan TNI.


Pasalnya, kini ke kantor desanya hanya membutuhkan waktu 8-10 menit dengan melewati jalan TMMD itu, dan anak-anak sekolah yang semula kebanyakan lulus SLTP/SD sederajat, kini juga diharapkan lulus minimal bangku SLTA sederajat.


“Saya itu orang tua, kalau berbicara juga apa adanya, tidak ada yang saya besar-besarkan. Dengan jalan baru itu warga kami akan lebih sejahtera, lebih maju karena akan lancar aktivitasnya sehari-hari,’’ imbuhnya. (Utsm/Aan)