Dianggap Membelot 10 Ketua DPC PAN Agam Disanksi -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Dianggap Membelot 10 Ketua DPC PAN Agam Disanksi

Rabu, 07 Oktober 2020
.


Lubuk Basung, fajarsumbar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Agam, Sumatera Barat bakal memberikan sanksi kepada beberapa Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kecamatan.


Sebab ke-10 ketua DPC itu telah membelot dan mendukung pasangan lain maju pilkada Kabupaten Agam. Ketua DPC ke-10 itu telah mendeklarasikan dukungan kepada pasangan bupati dan wakil bupati lain saat pilkada serentak.


Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPD PAN Agam di Lubuk Basung, Irfan Amran, Rabu (7/10/2020).


"Mereka akan kita berikan sanksi karena melawan keputusan dan penetapan dari DPD PAN Agam pada Pilkada serentak," katanya


Ia mengatakan, sanksi itu diberikan setelah pengurus DPD PAN Agam melakukan klarifikasi kepada 10 orang Ketua DPC PAN kecamatan melakukan deklarasi mendukung pasangan calon lain.


Sementara DPD PAN Agam mendukung Ketua DPD PAN Agam Andri Warman berpasangan dengan Irwan Fikri maju di Pilkada serentak 2020 di Agam.


"Hasil klarifikasi itu akan kita sampaikan ke Dewan Pimpinan Wilayah PAN Sumbar terkait sanksi yang diberikan. Kita akan melakukan rapat internal dalam waktu dekat," ujarnya


Ia mengatakan, dukungan yang diberikan 10 orang Ketua DPC PAN kecamatan ke pasangan calon lain itu bersifat pribadi dan bukan atas nama partai. 


Secara partai, tambahnya, PAN Agam sangat jelas mendukung pasangan nomor urut empat atas nama Andri Warman-Irwan Fikri yang diusung PAN dan Partai Demokrat.


"Kita siap memenangkan pasangan nomor urut empat ini. Kader dan simpatisan telah bekerja untuk memenangkan pasangan ini," tegasnya.


Ditempat terpisah, Calon Bupati Agam, Andri Warman yang dihubungi via telpon mengakui perolehan suaranya tidak akan berpengaruh dengan adanya 10 Ketua DPC PAN kecamatan yang mendukung pasangan lain.


"Ke-10 orang yang marah sama saya, namun lebih banyak orang yang sayang kepada saya," katanya.


Mantan anggota DPRD Sumbar itu menambahkan pihaknya tidak bisa menyalahkan 10 Ketua DPC PAN kecamatan yang mendukung pasangan Taslim-Syafrizal yang diusung Partai Gerindra.


Ini mengingat bahwa Taslim sebelumnya merupakan kader partai berlambang matahari terbit selama puluhan tahun dan pernah menjadi anggota DPRD Sumbar periode 1999-2004 dan 2004-2009, anggota DPR-RI periode 2009-2014.


"Ketua DPC PAN kecamatan yang mendukung itu orang-orang atau loyalis Taslim. Saat maju dengan dengan Gerindra, Taslim telah keluar dari PAN," katanya. (Yanto)