Gempa Guncang Pangandaran Tidak Berpotensi Tsunami -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Gempa Guncang Pangandaran Tidak Berpotensi Tsunami

Senin, 26 Oktober 2020
ilustrasi



Bandung, fajarsumbar.com  - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi, Minggu (25/102020), sekitar pukul 07.56 WIB berpusat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.


"Gempa mag 5,9 di kedalaman 10 km, tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui akun Twitter resmi @infoBMKG.


Titik gempa berada di 8.22 lintang selatan dan 107.87 bujur timur dan 90 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Belum diketahui dampak dan kerusakan yang terjadi akibat gempa ini.


Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Minggu (25/10/2020) pagi sekitar pukul 07.56 WIB. Getaran gempa dirasakan hingga Kabupaten Kuningan yang berjarak 121 kilometer.


"Iya tadi terasa sekali getaran gempa barusan. Awalnya saya kira saya sedang pusing tapi setelah melihat air galon dan kolam juga ikut bergoyang," kata Dany salah seorang warga Pasapen Kuningan sebagaimana dikutip detikcom.


Hal yang sama juga dirasakan Iwan warga Kelurahan Awirarangan. Ia mengaku sangat merasakan getaran akibat gempa di Kabupaten Pangandaran itu.


"Iya kang, tadi ada gempa ya? Lampu kamar juga bergerak-gerak tadi. Mudah-mudahan tidak ada bencana," ucapnya.


Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan getaran gempa Pangandaran terasa di sejumlah titik di Kabupaten Kuningan.


"Di beberapa wilayah (keras getarannya). Terutama wilayah Kuningan selatan terlaporkan ada terasa beberapa getaran," ungkap Indra saat dihubungi.


Indra juga memastikan tidak ada dampak kerusakan dari gempa yang terjadi itu. "Menurut pantauan dari Pusdalops tidak ada dampak di wilayah Kabupaten Kuningan sampai saat ini," ujarnya.(*)