Harapan Karang Taruna Kota Sawahlunto di Hari Sumpah Pemuda 2020 -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Harapan Karang Taruna Kota Sawahlunto di Hari Sumpah Pemuda 2020

Rabu, 28 Oktober 2020
.


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Hari Sumpah Pemuda selalu diperingati setiap 28 Oktober dan tahun ini merupakan peringatan ke-92.


Namun, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena terjadi di tengah pandemi COVID-19.


Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 ini mengusung tema bersatu dan bangkit.


Berikut harapan Karang Taruna Kota Sawahlunto di Hari Sumpah Pemuda 2020:


1. Momentum bersatu dan bangkit sesuai tema tahun ini sangat bisa diaplikasikan oleh eksekutif dan legislatif di Kota Sawahlunto dengan memberi hadiah ke pemuda yang hampir 22 persen isinya di kota ini yaitu dengan melahirkan perda kepemudaan.


2. Jadikanlah pemuda Sawahlunto ini sebagai subjek terhadap program-program pembangunan kepemudaan yang ada di setiap OPD, jangan jadikan mereka sebagai objek pelengkap program.


3. Karang taruna sawahlunto yang warga/pengurusnya ada tergolong usia pemuda 16-30 tahun akan terus kita dorong untuk melahirkan wirausaha-wirausaha sosial melalui kelompok Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sehingga diharapkan nantinya mampu menjadi UMKM baru yang akan menunjang sektor ekonomi kerakyatan di kota sawahlunto dan bisa mewujudkan kesejahteraan sosial generasi muda sawahlunto dan meminimalisir potensi laju kemunculan pengangguran pemuda di kota ini.


Lapangan kerja formil akan semakin sulit di era revolusi industri 4.0 diakibatkan persaingan kompetensi individu yang semakin kuat dan oleh karena itu perlu ditumbuhkan sektor-sektor lapangan kerja non formil melalui wirausaha.


"Perda kepemudaan ini penting artinya bagi pemuda sawahlunto karena dapat memberikan kepastian anak muda sawahlunto dalam mengimplementasikan ide dan gagasan konstruktifnya untuk kota ini karena perda ini akan.dapat menyatukan dan mesinergikan program-program kepemudaan lintas OPD", ungkap Andri Maha Putra Ketua Karang Taruna Kota Sawahlunto yang juga mantan Ketua KNPI Sawahlunto.


"Dengan lahirnya Perda kepemudaan maka setidaknya ada semangat baru dari eksekutif dan legislatif di kota ini dalam memberikan pelayanan kepemudaan sesuai UU No.40 tahun 2009 tentang Kepemudaan sehingga pemuda di sawahlunto ini lebih berdaya dalam mempersiapkan dirinya menghadapi kompetisi global dalam menyonsong dunia kerja pasca mereka tuntas sebagai pelajar ataupun mahasiswa", tutupnya kemudian.


Berikut isi Sumpah Pemuda:

"Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia."


"Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia."


"Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."


Dari ketiga poin isi Sumpah Pemuda itu, ada makna yang terkandung di dalamnya.


Seperti yang ada di alinea pertama, disebutkan bahwa 'mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia'.


Maksud kalimat tersebut adalah para pemuda dan pemudi di Indonesia akan memperjuangkan kemerdekaan bangsa hingga titik darah penghabisan.


Kemudian di alinea kedua, berbunyi 'mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia'.


Maksud pada alinea kedua tersebut adalah sebagai pemuda dan pemudi Indonesia yang berasal dari suku, ras dan agama yang berbeda, tetapi tetap bersatu dalam satu bangsa, yaitu Indonesia.


Lalu yang terakhir pada alinea ketiga Sumpah Pemuda, bertuliskan 'menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia'.


Pada alinea ketiga itu dimaksudkan para pemuda dan pemudi menegaskan untuk mempersatukan menjadi Indonesia, maka bahasa persatuan menjadi identitas keseluruhan.


Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. Selamat Hari Sumpah Pemuda. (Ton)