Hari Ini Bertambah Positif Covid-19 di Solsel, 8 Guru dan 1 Penjaga Sekolah -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Hari Ini Bertambah Positif Covid-19 di Solsel, 8 Guru dan 1 Penjaga Sekolah

Selasa, 20 Oktober 2020

Jasman Rizal


Solsel, fajarsumbar.com - Solok Selatan, Sumatera Barat hari ini, Selasa (20/10/2020) warga yang positif Covid-19 terus bertambah. 

 

Berdasarkan laporan hasil Lab dari Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa dari 45 sample yang diperiksa, terkonfirmasi 9 orang positif terinfeksi covid-19 di Solok Selatan.

"Saya harap dinas Kesehatan segera lakukan tracking menyeluruh kepada yang telah terinfeksi covid-19," Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan kepada fajarsumbar.com, Selasa (20/10/2020).


Menurut Jasman Rizal, tracking itu bertujuan untuk mengendalikan penyebaran covid-19. Semakin banyak testing dan semakin banyak diketahui, artinya semakin mudah mengendalikannya.

"Jangan cemas dan panik atas temuan ini. Dengan temuan ini, artinya kita bisa lakukan isolasi dan penanganan secara cepat. Bayangkan kalau tidak lakukan test PCR ini, mereka yang positif akan terus kemana mana berinteraksi dengan warga lainnya dan berpotensi besar menginfeksi orang lain," tambahnya.

Syukurlah cepat kita lakukan test massal, sehingga ketahuan mana yang positif dan mana yang negatif dan itu membuat kita semakin aman.

"Saya harap, setelah guru guru ini, akan kita lakukan test swab kepada unsur-unsur lainnya, baik itu ASN, dan juga masyarakat," tambah juru bicara Covid-19 Sumbar tersebut.

Ia berharap kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Jaga jarak dan pakai masker, karena kita tidak tahu siapa diantara kita yang telah terinfeksi.

"Karena hampir 90 sd 95 persen, yang telah terinfeksi tsb adalah Orang Tanpa Gejala (OTG). Nah, untuk mengetahuinya, satu-nya jalan adalah dengan PCR test dengan Swab," ujar Jasman

Ia menambahkan berdasarkan data dari Kadis Kesehatan Solok, Selatan Novirman, hari ini masih ada penambahan terkonfirmasi positif covid sebanyak 9 orang, terkonfirmasi itu merupakan guru-guru 8 orang dan 1 pengawas.

Sembilan orang tersebut adalah 1 orang Guru SMA, 4 orang guru SMP, 3 orang guru SD, dan 1 orang pengawas

Mereka merupakan sampel pengiriman dari puskesmas Bidar alam sebanyak 6 orang, Puskesmas Pakan Salasa 2 orang, dan Puskesmas Lubuk Gadang 1 orang. (Abg)