Hari Sumpah Pemuda, Buruh Akan Demo Omnibus Law -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Hari Sumpah Pemuda, Buruh Akan Demo Omnibus Law

Rabu, 28 Oktober 2020

ilustrasi


Jakarta, fajarsumbar.com - Sekitar 1.500 orang buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) disebut akan turun ke jalan pada Hari Sumpah Pemuda untuk menyuarakan kembali penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.


Aksi unjuk rasa kali ini tak akan berpusat di sekitar Istana Negara, melainkan di Tugu Proklamasi, Jakarta menurut Gebrak.


"Gebrak akan menyelenggarakan Mimbar Akbar Mosi Tidak Percaya pada 28 Oktober, estimasi massa 1.500 orang," kata Juru Bicara Gebrak Nining Elitos, Rabu (28/10/2020) sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Sejumlah elemen buruh dikatakan juga akan bergabung, seperti Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI), Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), dan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA).


Aksi kembali digelar karena pemerintah tak kunjung mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja. Pada saat yang sama pemerintah menetapkan upah minimum tak naik tahun depan.


"Rakyat sudah jatuh, tertimpa Omnibus Law, terjepit pula surat edaran menteri ketenagakerjaan tentang upah yang tidak akan naik pada tahun 2021," ucapnya.


Sebelumnya aksi unjuk rasa digelar berbagai elemen masyarakat usai pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020). Buruh dan mahasiswa jadi motor penggerak aksi di berbagai daerah.


Meski didemo berkali-kali, Presiden Joko Widodo enggan mencabut undang-undang tersebut. Ia bahkan menuding demonstrasi digelar karena masyarakat terpapar hoaks dan disinformasi. (*)