IAIN Batusangkar Lakukan Kerjasama dengan UIN Imam Bonjol Padang -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

IAIN Batusangkar Lakukan Kerjasama dengan UIN Imam Bonjol Padang

Sabtu, 10 Oktober 2020
Rektor IAIN Batusangkar melakukan kerjasama dengan Rektor UIN IB Padang


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Dengan menatap perubahan alih status menjadi Universitas, Rektor IAIN Batusangkar bersama jajaran berusaha tanpa henti melakukan terobosan dan inovasi pendidikan.


Hal itu disampaikan Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, MSc didampingi Warek III Dr. Sirajul Munir, M.Pd melakukan kerja sama dengan Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Eka Putra Wirman, M.A didampingi Warek III Dr. Ikhwan, M.Ag di Padang, Sabtu (10/10/2020). 


Dalam keterangan persnya Warek III IAIN Batusangkar menyampaikan, UIN IB Padang memberikan dukungan yang kuat agar IAIN Batusangkar bertransformasi menjadi UIN Batusangkar. 


"Kerjasama sudah ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (MoU) dalam bentuk pusat studi budaya minangkabau dan syarak, penugasan Profesor UIN IB untuk mengajar di IAIN Batusangkar, program merdeka belajar dan joint research and publication, dan kerjasama lainnya," ujar Sirajul Munir. 


Hadir juga dalam penandatangan perjanjian kerjasama (MoU) tersebut Wakil Rektor II, III, Kabiro, dan Kabag Kerjasama UIN IB Padang. 


Dr. Sirajul Munir juga meyebutkan bahwa IAIN Batusangkar sudah melakukan silaturrahim dan penandatangan MoU dengan Universitas besar di Sumatera Barat dalam 2 bulan terakhir yaitu UNP, UNAND, dan UIN Padang. Ini tentu saja dalam rangka penguatan kelembagaan, sinergitas dan kerjasama antar lembaga.


Pada kesempatan tersebut Rektor UIN Imam Bonjol Padang memuji tata kelola IAIN Batusangkar. "Beliau berharap IAIN Batusangkar segera bertransformasi menjadi UIN Batusangkar," ucapnya. 


"Kami tidak akan menganggap IAIN Batusangkar sebagai saingan tetapi sebagai mitra. Kami berharap bertransformsinya IAIN Batusangkar jadi UIN akan menjadikan Sumatera Barat menjadi pusat destinasi pendidikan sebagaimana halnya Yogyakarta" ungkap Prof. Eka.


Senada dengan hal itu Rektor IAIN Batusangkar mengungkapkan, "Kedatangan kami ke UIN Imam Bonjol dalam rangka membangun sinergi antar PTKIN yang ada di Sumatera Barat. Kita harus sama-sama maju untuk masyarakat Minangkabau dan Indonesia," ujar Marjoni. 


Pada mulanya IAIN Batusangkar berstatus Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol dan kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) berdasarkan Kepres No. 11/1997 beserta Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 285/1997.


Kemudian, dari STAIN berubah lagi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar setelah dikeluarkan Perpres No. 147 tahun 2015 bertanggal 23 Desember 2015. Dan sekarang menunggu perubahan status dari IAIN menjadi UIN. (fdy)