Kembali Meledak, Positif Covid-19 di Solok Selatan Hari Ini Bertambah 10 Orang Lagi -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Kembali Meledak, Positif Covid-19 di Solok Selatan Hari Ini Bertambah 10 Orang Lagi

Senin, 19 Oktober 2020

Jasman Rizal


Solok Selatan, fajarsumbar.com - Warga Solok Selatan, Sumatera Barat, yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali meledak. Hari ini, Senin (19/10/2020) tercatat 10 orang dinyatakan positif virus mematikan tersebut.


Dari laporan hasil Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, melaporkan, Senin 19 Oktober 2020 sampai pukul 05.00 WIB, terjadi penambahan kasus positif Covid sebanyak 10 orang di Solok Selatan.


"Dari sebanyak 1.068 sampel yang hasilnya keluar hari ini, ternyata sebanyak 10 orang terkonfirmasi terinfeksi positif," ujar Pjs. Bupati Solok Selatan yang juga Jubir Penanganan Covid Propinsi Sumbar, Jasman Rizal kepada fajarsumbar.com, Senin (19/10/2020).


Jasman menambahkan, hasil ini berasal dari pengambilan sampel swab secara massal yang dilakukan beberapa waktu lalu.


"Total hasil uji Swab yang keluar dalam dua hari ini (Minggu dan Senin) sebanyak 1780 sampel. Kemarin keluar hasilnya untuk 712 sampel. Hari ini 1.068 sampel. Dan sepuluh orang diantaranya ternyata positif, dan selebihnya dinyatakan negatif," terang Jasman.


Ia langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan beserta unsur terkait lainnya, untuk segera melakukan tracking dan tracing terhadap warga yang terkonfirmasi positif, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.


Jasman mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak panik dalam menghadapi pandemi ini.


"Yang penting jangan panik. Namun ingat, jangan sampai lalai. Mari kita patuhi protokol kesehatan yang ada. Tetap pakai masker, jaga jarak ketika berinteraksi, serta selalu menjaga imun tubuh agar tetap kuat," pesan Jasman.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap Peraturan Daerah No. 6 Provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan Covid-19, seperti halnya kewajiban pemakaian masker, protokol kesehatan yang harus dijalankan pelaku usaha, dan aturan lainnya.


"Kita minta siapa saja untuk patuh terhadap Perda Adaptasi Kebiasaan Baru. Akan ada sanksi sosial, administrasi, denda, bahkan kurungan penjara bagi yang melanggarnya," ujarnya mengingatkan.


Sementara itu, Kadis Kesehatan Solok Selatan, Novirman merincikan, sepuluh orang tersebut berasal dari pengambilan sampel oleh Puskesmas Muaro Labuah 5 orang (FF, SA, Mr, ML, dan Md), Puskesmas Pakan Rabaa 2 orang (Sk, Sw), Puskesmas Sungai Kalu 1 orang (RE), dan Puskesmas Mercu 2 orang  (SY dan SI).


Sepuluh orang tersebut menurut Novirman berasal dari uji Swab massal yang baru saja dilakukan Pemkab Solsel baru-baru ini.  "Untuk informasi data lengkap dan rincinya sedang ditelusuri dan akan disampaikan secepatnya," ujar Novirman. (abg/ab)