Mari Manfaatkan Lahan Tidur untuk Tingkatkan Produksi Pangan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Mari Manfaatkan Lahan Tidur untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Senin, 19 Oktober 2020
ilustrasi


Padang, fajarsumbar.com - Di tengah pandemi Covid-19, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pangan mengajak warga untuk memanfaatkan lahan tidur agar diolah menjadi produktif. Caranya dengan menanam berbagai macam tanaman yang bisa menghasilkan untuk menumpang perekonomian keluarga.


"Dalam mencukupi kebutuhan pangan yang terus meningkat, tantangan yang dihadapi pada masa yang akan datang tidak hanya terbatas pada upaya peningkatan produksi tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan," ujar Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi, Senin (19/10/2020).


Menurut, tantangan itu bisa dijawab dengan memanfaatkan lahan yang belum dimanfaatkan untuk kegiatan per­tanian produktif. Kondisi lahan ini biasanya terbuka atau telah ditutupi tumbuh-tumbuhan yang tidak produktif seperti alang-alang dan semak belukar.


Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam upaya peningkatan produksi pertanian adalah terjadinya konversi lahan subur yang cenderung semakin cepat. 


Sebagai contoh, lahan sawah yang beralih penggunaannya untuk keperluan non pertanian seperti industri, pemukiman, dan jalan diperkirakan mencapai 100.000 hektar per tahun. Padahal wilayah lahan subur tersebut pada umumnya telah tersedia infrastruktur yang memadai sehingga sangat mempengaruhi produksi pertanian.


Untuk mendongkrak laju peningkatan produksi pangan, khususnya untuk semua komoditas strategis, harus diupayakannya pemanfaatan lahan tidur. Lahan tidur merupakan lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama lebih dari dua tahun. Lahan tersebut ditinggalkan setelah ditanam selama beberapa musim untuk kemudian melakukan pembukaan lahan baru.


Lahan yang juga bisa dikatakan sebagai lahan tidur yang perlu untuk dimanfaatkan adalah pekarangan rumah. Lahan pekarangan bisa ditanami dengan tanaman yang berkualitas dan memiliki umur panen yang pendek seperti sayuran sehingga mampu menghasilkan bahan pangan. (hms-pemprov/ab)