Melayani Satgas TMMD Reguler Brebes, Evi Jadi Tahu Beraneka Ragam Masakan Khas Daerah -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Melayani Satgas TMMD Reguler Brebes, Evi Jadi Tahu Beraneka Ragam Masakan Khas Daerah

Selasa, 20 Oktober 2020

 


Brebes, fajarsumbar.com – Adanya ratusan anggota Satgas TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes yang dipusatkan tinggal di tenda-tenda pleton di Lapangan Sepakbola Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, secara langsung juga membawa dampak kesejahteraan ekonomi bagi Evi (37), Ketua RT. 04 RW. 01, Dusun Beji, Kalinusu, selaku pemilik warung tenda yang didirikan di pinggir lapangan tersebut.


Warungnya itu sudah menjadi langganan para anggota Satgas TMMD, baik itu dari TNI gabungan maupun anggota BKO Polres Brebes.


Tentu saja menjadi lahan pemasukan baru bagi keluarganya yang selama ini hanya mengandalkan dari hasil pertanian padi.


“Alhamdulilah, Pak. Sejak adanya TMMD, warung saya juga ramai mendapatkan pelanggan tetap yang dari Tentara maupun Pak Polisi,” ujarnya, Senin (19/10/2020).


Selain mendapatkan pelanggan tetap itu, dirinya juga mengaku mendapat tantangan baru yaitu membuat masakan baru karena para pelanggannya itu, beberapa berasal dari luar Jawa.


“Banyak sekali permintaan dari pak tentara yang minta untuk dimasakkan sesuai dengan kuliner khas asal mereka. Ya tentu saja ini membuat wawasan saya soal memasak bertambah sebagai bekal nanti saat membuka rumah makan besar,” bebernya.


Sementara disampaikan Kepala Desa Kalinusu, Wasid (44), bahwa dengan adanya TMMD di desanya, membuat warga setempat dan sekitarnya mencoba keberuntungan dengan mendirikan warung dadakan. Alhasil adanya ratusan anggota Satgas TMMD telah mendorong warga Kalinusu untuk memulai usaha warung kecil-kecilan.


Disamping itu, proyek TMMD yang membangun jalan serta sasaran penunjangnya (talud, 3 plat duiker, dan sebuah gorong-gorong), dan juga rehab 5 unit RTLH, telah membuka lapangan kerja baru di saat krisis ekonomi pandemi covid, bagi para tukang bangunan dari warga setempat yang khusus dipekerjakan untuk membantu menjaga kualitas. (Rus/Aan)