Onderdil Mobnas Dipreteli Reskrim Polres Solsel Turun Tangan, Sejumlah Pejabat Berkeringat Dingin -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Onderdil Mobnas Dipreteli Reskrim Polres Solsel Turun Tangan, Sejumlah Pejabat Berkeringat Dingin

Selasa, 13 Oktober 2020
Tim KBO Reskrim Polres Solok Selatan saat melakukan pemeriksaan sejumlah mobil dinas Solok Selatan, dan langsung memasang polis line.


Solsel, fajarsumbar.com Polres Solok Selatan bereaksi cepat atas hilangnya sejumlah onderdil Mobil Dinas (Mobnas) terpajang di depan kantor Bupati Solok Selatan yang diprateli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Sebelumnya fajarsumbar.com memberitakan sejumlah mobnas mewah milik Pemkab Solok Selatan terpajang di halaman kantor bupati tidak bisa dipakai lagi, karena onderdilnya banyak yang dicuri.


Mobnas mewah itu onderdilnya banyak dipreteli oleh orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga tidak bisa digunakan lagi. Padahal mobnas itu ada yang keluaran 2017. Mobnas mewah itu di antaranya, Fortuner dan Pajero serta lainnya.


Hasil pantauan fajarsumbar.com di lokasi sejumlah anggota Reskrim di bawah komando KBO Reskrim Ipda Meri Zahardi, Kanit Opsnal Ipda Budi Saputra dan Kanit Tipiter Bripka Tomi Yudha Timuria, langsung memeriksa mobil diduga diprateli. Tim Polres itu turun memeriksa, Selasa (13/10/2020).


Tim didampingi Sekrestaris DPPKAD Solok Selatan Marfiandika Arif dalam pemeriksaan sejumlah onderdil mobnas, memang sejumlah komponen mesin sudah banyak yang hilang.


Komponen yang sudah tidak ada lagi dalam rakitan mobil mewah itu seperti, turbo, injektor, pamp fuel, swit power window, fiber bak, atas kejadian tersebut pemda dirugikan sebersar Rp50 juta.


Tim langsung memeriksa sejumlah CCTV yang dipajang di areal perkantoran bupati, mencari siapa pelaku diduga melakukan pencurian.


Kapolres Solok Selatan melalui KBO Reskrim saat dikonfirmasi fajarsumbar.com belum mau angkat bicara. Hanya saat ini tim sedang melakukan penyidikan siapa pelakunya dan berharap hasil dari rekaman CCTV bisa diketahui pelakunya. Intinya satu unit mobnas Ford Ranger sudah diberi garis polisi. 


Sementara itu pihak Pemda Solok Selatan yang diwakili Sekrestaris DPPKAD Marfiandika mengatakan, pihaknya belum mau menerima kondisi mobil ini, karena banyak onderdil yang hilang. "Semua ini kita serahkan kepada pihak berwajib siapa yang bermain dengan mobil ini, karena ini merugikan negara," ucapnya. 


Menurut informasi atas turuntangannya Polres Solok Selatan untuk mengusut hilangnya onderdil mobnas tersebut, ada sejumlah oknum yang berkeringat dingin.


"Ya ada oknum yang berkeringat dingin atas adanya pengusutan onderdil mobnas yang hilang ini," ujar salah seorang sumber fajarsumbar.com yang tidak mau disebutkan namanya. (abg)