Pelatihan Penyuluh Dapat Tingkatkan Produksi Pertanian -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pelatihan Penyuluh Dapat Tingkatkan Produksi Pertanian

Selasa, 13 Oktober 2020
.

Padang, fajarsumbar.com - Penyuluhan pertanian merupakan salah satu kegiatan strategis dalam upaya mencapai tujuan utama pembangunan pertanian, yakni meningkatkan kesejahteraan petani. 


Salah satunya, melalui metode penyuluhan secara kelompok dengan pelatihan, studi banding, dan demonstrasi kepada kelompok tani. Meskipun memiliki jangkauan sasaran yang lebih kecil dibandingkan penyuluhan secara massal, tetapi penyuluhan secara kelompok memberi peluang adanya interaksi dua arah antara penyuluh dan petani.


Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulutra dan Perkebunan Sumbar, Syafrizal, Selasa (13/10/2020).


Menurutnya, pemberian pelatihan terhadap petani tidak hanya mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Lebih dari itu, kegiatan pelatihan mempengaruhi sikap dan motivasi petani untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tani. Bahkan mempraktikkan pengetahuan yang didapat di lapangan.


“Pelatihan terhadap petani terbukti bisa meningkatkan pengetahuan, mempengaruhi sikap, dan memotivasi untuk berpartisipasi dalam kelompoknya. Kemudian menerapkan materi yang diperoleh,” jelasnya.


Menurutnya, kelompok tani memiliki peran penting dalam penerapan materi penyuluhan. Karenanya, kegiatan penyuluhan seyogianya dapat menumbuhkan dan mengembangkan kelompok tani.


“Penerapan materi penyuluhan pelatihan budidaya padi, studi banding budi daya jagung dan demonstrasi pembuatan kompos oleh petani selalu melalui kelompok tani,” tuturnya.


Hal ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa kelompok tani mempunyai peranan penting dalam penerapan materi penyuluhan. Untuk itu, ke depan pembinaan kelompok tani lebih ditingkatkan agar kegiatan lebih dinamis dan meningkat. “Kelompok tani punya peran strategis dalam penerapan materi penyuluhan,” tambahnya.


Selain pemberian pelatihan pada petani, studi banding dan demontrasi memberikan kontribusi positif terhadap petani. Keduanya mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan memotivasi petani untuk berpartisipasi dalam kelompoknya dan penerapan materi.(hms-pemprov/ab)