Penampakan Badan Jalan TMMD di Kalinusu Brebes Titik 900 Meter -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Penampakan Badan Jalan TMMD di Kalinusu Brebes Titik 900 Meter

Senin, 12 Oktober 2020


Brebes, fajarsumbar.com – Gambar adalah penampakan badan jalan baru, di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  di titik 900 meter dari total panjang 2,2 kilometer yang dibangun membentang dari Dusun Karanganyar tembus ke Dusun Kedung Kandri, Kalinusu.


Badan jalan selebar 4-6 meter itu, dibangun melalui program TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, sampai hari ke-20 pelaksanaan saat ini, penyempurnaan terus dilakukan. Selasa (12/10/2020).


Dijelaskan Babinsa Kalinusu, Koramil 08 Bumiayu, Sertu Eko Nuhyoto, bahwa bagi orang yang tidak tahu kondisi awalnya, mungkin tidak mengira kalau jalan itu dulunya hanya setapak dan berupa areal persawahan warga setempat dan para pemilik lahan di desa/kecamatan tetangganya, Bantarkawung.


“Walaupun sudah berbentuk jalan dan sudah dapat dilalui, namun pekerjaan masih belum selesai, yaitu pengerasan jalan menggunakan pasir batu (sirtu) untuk kemudian dipadatkan dengan alat berat, dan juga pembangunan talud,” ungkapnya.


Selaku Babinsa setempat, dirinya terus memacu keterlibatan warga dalam membantu TNI untuk mempercepat pekerjaan, karena sisa waktu pelaksanaan TMMD Reguler hanya menyisakan 9 hari lagi, sebelum ditutup 21 Oktober 2020 mendatang.


Dijelaskannya lanjut, jalan itu kini telah membebaskan keterisoliran 100 kepala keluarga di Kedung Kandri selama, dan akan menjadi akses baru untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengurusan administrasi ke Balai Desa Kalinusu, serta akses terdekat ke Kota Kecamatan Bumiayu maupun ke Kabupaten Brebes.


Eko berharap, badan jalan itu dapat menjawab keinginan khususnya warga Kedung Kandri untuk mempunyai fasilitas jalan yang memadai untuk berbagai aktivitas, termasuk akses baru bagi anak ke sekolah di wilayah Desa Kalinusu dan sekitarnya.


“Kini tidak ada lagi cerita warga Dusun Kedung Kandri harus menyeberang sampan/rakit jika akan ke kantor desanya, ataupun ke pasar dan sekolah di wilayah Kecamatan Bumiayu,” tegasnya.


Sekedar diketahui, jalan itu juga ditopang oleh sarana penguatnya yang meliputi pembangunan talud di kanan-kiri jalan dengan ketinggian antara 0,5-1,5 meter, 3 plat duiker, dan sebuah gorong-gorong.


Untuk volume sesuai RAB adalah 1.670 meter lebar 4 meter, namun dikerjakan sesuai panjang tersebut di atas. (Dar/Aan)