Penuhi Kebutuhan Material Pengerasan Jalan TMMD Reguler Brebes, Kali Pemali Ditambang -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Penuhi Kebutuhan Material Pengerasan Jalan TMMD Reguler Brebes, Kali Pemali Ditambang

Senin, 19 Oktober 2020

 


Brebes, fajarsumbar.com – Warga masyarakat Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus bekerja keras untuk mengadakan material pasir dan batu sebagai bahan utama pengerasan jalan TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter dari Dusun Karanganyar ke Dusun Kedung Kandri, di desanya itu. Minggu (18/10/2020).


Dikemukakan Danramil 08 Bumiayu, Kodim Brebes, Kapten Armed Jupriadi, untuk sasaran fisik pembangunan jalan tembus ke Dusun Kedung Kandri itu memasuki tahap finishing yakni pengerasan badan jalan, sehingga membutuhkan material pasir dan batu yang cukup banyak.


“Jalan yang sedang dipadatkan dulunya adalah persawahan dan tentunya tanahnya labil sehingga membutuhkan material padat dalam jumlah banyak,” bebernya.


Sementara untuk material batu dan pasir yang sudah di turunkan di sejumlah titik-titik pengerasan jalan, dilakukan perataan oleh anggota Satgas TMMD dan warga masyarakat, sebelum akhirnya digilas dengan menggunakan wales/tandem roller DPU Taru Kabupaten Brebes.


“Untuk titik dropping kita arahkan sehingga sehingga tepat sasaran ke titik-titik jalan yang labil atau titik pengerasan jalan yang belum sempurna,” imbuhnya.


Dijelaskannya lanjut, pembangunan jalan TMMD adalah over prestasi sepanjang 530 meter, dimana dalam RAB nya hanya 1.670 meter dengan lebar 4 meter. Jadi terobosan untuk memenuhi kebutuhan material jalan tersebut adalah dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah Kalinusu, yaitu di Kali Pemali.


“Kami memberikan arahan kepada warga agar saat menambang sirtu di Kali Pemali tidak dilakukan secara asal-asalan dan mengabaikan amdal,” pungkasnya.


Untuk diketahui, sasaran fisik penunjang jalan yang telah dibangun meliputi talud di kanan-kiri jalan yang disesuaikan dengan kebutuhan, 3 plat duiker dan sebuah gorong-gorong. (Rus/Aan)