Petani Kopi Minang MoU dengan PT SIS Bandung -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Petani Kopi Minang MoU dengan PT SIS Bandung

Senin, 12 Oktober 2020

Penandatanganan MoU. (ist)


Padang, fajarsumbar.com - Petani dan pelaku usaha kopi minang di Sumatera Barat (Sumbar) jalin kerjasama dengan PT Surya Indo Singa (SIS) Bandung di Hotel Grand Zuri, Senin (12/10/2020).


Jalin kerjasama yang diikat dengan memorandung of understanding (MoU) itu dalam rangka untuk menembus peningkatan akses dan pasar ekspor kopi dunia.


Para petani tersebut ialah Hendi perwakilan dari Pasaman Barat (Pasbar) dengan brand kopi Minang Kajai Specialty Coffee, Atila Dt Bungsu dari Solok Selatan dengan brand kopi Pak Datuak, Irwandi, Kopi Cemintoran, dan Irwan dan Masmis Asid dari kelompok tani.


Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan, Dedi Junaedi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 dan ekonomi Indonesia defisit 5,32 persen, sub sektor perkebunan tumbuh positif dan menjadi jaminan pemulihan ekonomi nasional dari sektor pertanian.


Dedi menambahkan, dengan mengandeng para petani muda Sumbar ini, bisa hendaknya mengangkat harga jual kopi Minang. “Apalagi kita sudah mengetahui bahwa harga kopi ini cukup menjanjikan,” ujar Dedi.


Dedi mengungkapkan, tercatat PDB di sektor pertanian tumbuh 16,24 persen pada triwulan II tahun 2020. Khusus komoditas kopi, ekspor Indonesia ke dunia meningkat 12 persen dari sisi volume jika dibandingkan triwulan II tahun lalu.


“Saya harapkan kedepan komitmen bersama antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumbar dan para pelaku usaha dalam mengakselerasi peningkatan ekspor komoditas kopi. Selain itu, bersama-sama dalam memperbaiki rantai pasok kopi, mutu produk, nilai tambah dan memperkuat kemitraan petani,” ungkapnya. (hms-pemprov/ab)