Prospek Ekonomi, Aceng Dirikan Warung Kopi di Pertigaan Jalan TMMD Reguler Brebes -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Prospek Ekonomi, Aceng Dirikan Warung Kopi di Pertigaan Jalan TMMD Reguler Brebes

Selasa, 20 Oktober 2020

 


Brebes, fajarsumbar.com – Inilah salah satu bukti harapan Pemkab Brebes untuk mendorong dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terealisasi langsung di ujuang pelaksanaan TMMD Reguler 109 Brebes.


Yaitu warga setempat mulai mendirikan warung di jalan TMMD yang membentang dari Dusun Karanganyar ke Dusun Kedung Kandri sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter itu.


Salah satunya adalah dilakukan Aceng (58), Dusun Kedung Kandri RT/RW. 01, mulai mendirikan warung di pertigaan jalan baru TMMD, di titik 800 meter dimana lokasi prasasti TMMD berada. Selasa (20/10/2020).


“Saya menilai lokasi di tanah milik saya ini prospek untuk berjualan makanan dan kopi. Sebelum jalan ramai saya mendahului untuk mendirikan warung,” terangnya.


Aceng menyatakan akan berjualan dengan harga sepantasnya saja, karena calon pengunjungnya adalah warga masyarakat setempat yang mayoritas adalah petani dan buruh tani. Baginya, yang terpenting walaupun sedikit namun berkah buat keluarga, dan juga tentunya agar tidak kapok datang lagi ke warungnya itu.


“Dengan adanya jalan baru ini maka secepatnya jalan akan ramai, khususnya dari warga Kedung Kandri yang selama ini terisolir, untuk keluar dari dusunnya, menuju kota terdekat yaitu ke wilayah desa kami Kalinusu,” tandasnya.


Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jalan, khususnya kepada Pemda dan juga Satgas TMMD Reguler Brebes.


Untuk diketahui pula, menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler 109 Brebes pada 21 Oktober ini, untuk sasaran utama TMMD yaitu pembangunan jalan sepanjang 2,2 kilometer itu telah berhasil dituntaskan, sehingga bagi warga Dusun Kedung Kandri, keberadaan jalan baru itu merupakan berkah tersendiri karena telah membebaskan keterisoliran mereka. (Dar/Aan)