RR Pelaku Curanmor di Bukittinggi Dilumpuhkan dengan Timah Panas -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

RR Pelaku Curanmor di Bukittinggi Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Minggu, 18 Oktober 2020
RR pelaku curanmor yang dilumpuhkan dengan timah panas.


Bukittinggi, fajarsumbar.com  - Polres Bukittinggi meringkus RR (30) yang telah menjadi Target Operasi Satreskrim Polres Bukittinggi di Nan Tujuah Palupuah Kabupaten Agam, Kamis (15/10/2020).


Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H didampingi Kasat Reskrim  Polres Bukittinggi AKP. Chairul Amri Nasution, Sik menjelaskan kepada wartawan di Mako Polres Bukittinggi, Sabtu (17/10/2020).


Menurut Kapolres, kronologis penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat tentang keberadaan pelaku yang telah menjadi terget operasi (TO), Tim Opsnal dengan cepat melakukan koordinasi dengan personil Polsek Palupuh sehingga pelaku berhasil dibekuk dan dibawa ke Polsek Palupuh. 


Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dia RR (30) mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian 1 unit sepeda motor merk Honda CBR warna putih merah BA 3775 LR yang berlokasi di dekat Asrama Kodim 0304 Agam Kelurahan Tarok Dipo Kecamatam Guguak Panjang Bukittinggi.


Selanjutnya kata Kapolres, Kasat Reskrim AKP Chairul Amri Tim Opsnal melakukan pengembangan untuk mendapatkan barang bukti sepeda motor curian tersebut. 


Dari keterangan tersangka pelaku, dia dibantu rekannya berinisial RFS (26) warga Guguak Panjang Kota Bukittinggi.


Dalam hal ini RFS berperan sebagai membantu menjualkan sepeda motor hasil curian tersebut, dari keterangan itulah Tim Opsnal memburu dan menangkap RFS pada Jumat (16/10/2020) di Payakumbuh.


Berdasarkan pengakuan RFS itulah Tim Opsnal kembali meringkus pelaku MI (32) warga Batipuh Kab. Tanah datar yang mana MI merupakan pembeli kendaraan curian tersebut.


Ditambahkan Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H, pada saat mencari barang bukti tersangka RR (30) melakukan perlawanan dan merusaha melarikan diri, Tim Opsnal yang dipimpin langsung  Satreskrim AKP Chairul Amri melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan. Selanjutnya tersangka dibawa ke Satreskrim Polres Bukittinggi guna proses lebih lanjut.

Terhadap pelaku RR diterapkan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara sedangkan untuk pelaku RFS dan MI diterapkan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. Pelaku RR sendiri merupakan pemain lama yang sudah keluar masuk lembaga pemasyarakatan. (gus)