Selagi Kesadaran Warga Masih Kurang, Covid-19 di Bukittinggi Sulit Dikendalikan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Selagi Kesadaran Warga Masih Kurang, Covid-19 di Bukittinggi Sulit Dikendalikan

Rabu, 28 Oktober 2020

Kapolres dan Dandim 0304/Agam mengadakan silaturrahmi dengan PWI Bukittinggi, Rabu (28/10/2020). (Ist)


Bukittinggi, fajarsumbar.com - Kapolres Bukittinggi dan Dandim 0304 Agam bersilaturrahmi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bukittinggi, Rabu (28/10/2020).


Pertemuan itu dihadiri Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara S.H. S.I.K. SH dan Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, SE, M.Tr (Han) dan jajaran perwira dengan wartawan di Polres Bukittinggi.


Menurut Kapolres AKBP Dody Prawiranegara S.H., S.I.K., SH, sebagai mitra kerja, sudah lama ingin mengadakan silaturarahmi dengan wartawan, namun disebabkan kesibukan menangani  wabah Covid-19, sehingga rencana yang telah dijadwalkan akhirnya tertunda terus.


"Alhamdulillah hari ini,  setelah melakukan apel bersama dengan jajaran Pemko Bukittinggi, pertemuan dapat dilaksanakan bertepatkan dengan hari Sumpah Pemuda ke 90," ujar Kapolres.


Lebih lanjut katanya, dalam memutus mata rantai Covid-19 , Polres selalu melakukan cara-cara yang humanis, dan juga perlu memberikan edukasi dan efek jera. Sebab kesadaran sebagian masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, untuk memakai masker, cuci tangan dan tidak berkumpul masih kurang, sehingga penyebaran Covid-19 sulit dihentikan.


Sisi lain disebutkan sejak 26 Oktober 2020, Polres melaksanakan Operasi Zebra, melakukan pemeriksaan surat kendaraan, pemakai knarpot resing (yang memekakkan telingan), kelengkapan SIM dan helm serta masker.


Pengendara yang surat kendaraannya tidak lengkap seperti tidak punya SIM atau STNK, atau tidak punya helm  dilakukan penilangan, terhadap yang tidak mempunyai masker diberikan hukum sosial seperti memakai rompi dan membersihkan tempat umum.


Pada umumnya yang banyak tertangkap yang sering mempergunakan knalpot yang bunyinya keras. Untuk itu dalam waktu dekat Polres Bukittinggi akan membuat “Tugu Knalpot”, sebab knalpot sudah sangat mengganggu kenyamanan orang banyak.


Ditambahkan Kapolres, semakin dekatnya Pilkada Wako dan Wawako Kota Bukittinggi, sudah tentu semakin banyaknya gesekan, termasuk di medsos, walaupun telah dideklarasikan dengan tema pemilu badunsanak.


Dalam kesempatan ini Kapolres berharap, kepada tim sukses masing-masing calon untuk tidak melakukan kampanye yang menyinggung, ciptakanlah Bukittinggi aman, nyaman dan dan damai. (gus)