Seminar Sagu Mentawai Abaikan Protokol Kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati Terlihat Hadir -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Seminar Sagu Mentawai Abaikan Protokol Kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati Terlihat Hadir

Selasa, 20 Oktober 2020
Usai Seminar Sagu Mentawai, Bupati dan Wakil Bupati Mentawai beserta pimpinan OPD  Mentawai ikuti  Prepare Live Expo Sagu Mentawai


Mentawai, fajarsumbar.com - Komitmen Pemkab Mentawai dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan membatasi pertemuan lebih dari 10 orang hanya isapan jempol belaka.


Buktinya, hari ini Selasa (20/10), Pemkab Mentawai  menyelenggarakan kegiatan seminar sagu Mentawai di aula Bappeda yang menghadirkan lebih dari 50 orang.


Sementara, di dalam surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai nomor: 800/82/BKPSDM tanggal 13 Oktober 2020 poin tiga ditegaskan, bahwa, penyelenggaraan rapat yang menghadirkan peserta lebih dari 10 (sepuluh) orang wajib dilakukan secara daring (dalam jaringan) dengan menggunakan teknologi media informatika. 


Menurut pantauan fajarsumbar.com yang hadir dalam kegiatan tersebut banyak yang mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak. 

 

Seminar sagu Mentawai  dalam rangka pelaksanaan  pekan sagu nusantara yang diselenggarakan di aula Bappeda itu dimulai  dari pukul 09.00 Wib - pukul 15.00 Wib  dan terbuka untuk umum.


Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Mentawai, Serieli Bawamenewi, sekaligus Juru Bicara Kebijakan Covid-19 Kepulauan Mentawai, saat dikonfirmasi melalui WA pribadinya Selasa, (20/10) menegaskan bahwa, SE Bupati terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Kepulauan masih berlaku. 


Menyikapi terkait pelaksanaa seminar dengan sistem tatap muka pada masa pandemi Covid-19 itu, dia meminta wartawan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).


“Sampai saat sekarang SE itu masih berlaku. Tapi coba dulu konfirmasi ke BKPSDM karena pengawasannya ada di di sana,” ujarnya.


Sekretaris BKPSDM Kepulauan Mentawai, Arsenius, saat  dihubungi wartawan, Selasa (20/10) mengatakan, bahwa dalam undangan acara dilaksanakan secara online atau menggunakan aplikasi virtual. 


“Di dalam undangan dilaksanakan melalui zoom atau aplikasi pertemuan secara virtual. Sebaiknya yang menjawab  adalah pimpinan,” tuturnya.


Dalam kegiatan seminar tersebut, tidak hanya dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepulauan Mentawai, namun juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Mentawai sebagai pembicara.


Sementara itu Sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan yang dihubungi wartawan melalui telepon genggamnya, belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.


Ditempat terpisah Ketua Ormas Pekat IB Mentawai, Suharman menyarankan, pemerintah  harusnya jadi teladan di tengah masih tingginya angka penularan Covid-19 di Bumi Sikerei.


Menurutnya, kegiatan yang digelar tersebut sangat baik, namun tidak mencerminkan keteladanan, padahal di sisi lain pemerintah sedang berusaha dan berupaya menekan jumlah angka penularan.


"Saya memang tidak ada dalam kegiatan itu. Tapi saya sudah melihat foto yang dikirim kawan-kawan melalui WA. Harusnya bapak-bapak kita itu menjadi teladan dan memberikan contoh kepada masyarakat kita" pungkasnya. (PM)