Tekab Polsekta Kota Pinang Tangkap Pelaku Pemerasan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Tekab Polsekta Kota Pinang Tangkap Pelaku Pemerasan

Selasa, 27 Oktober 2020
Tiga pelaku pemerasan serta 1 penadah yang diamankan Tekab Polsekta Kota Pinang


Labuhanbatu, fajarsumbar.com - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang berhasil mengungkap kasus pemerasan dengan ancaman kekerasan di wilayah hukum Polsekta Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.


Hal ini berdasarkan Laporan Polisi / 188 / X / Res.1.8./ 2020 / SPKT / SU / LBS / SEKTA KOTA PINANG, tanggal 22 Oktober 2020, dengan pelapor bernama Ari Sukma Nasution.


Informasi yang diterima menyebutkan, bahwa Kamis (22/10/2020) sekira pukul 21.00 Wib, telah terjadi pemerasan dan pengancaman terhadap seorang laki-laki bernama Ari Sukma Nasution tepatnya di Jalan Labuhan, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.


Saat itu, para pelaku yang tidak dikenal langsung mengambil 1 unit hp merk Redmi 5A warna hitam milik korban dengan cara mengancam korban menggunakan doubel stick yang terbuat dari besi berwarna silver, sambil melontarkan kata kata pengancaman _"Serahkan HP mu atau kuhantam kau"._ 


Korban yang takut terpaksa menyerahkan hp nya kepada tersangka dan keempat pelaku langsung pergi.


Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan selanjutnya melaporkannya ke Polsekta Kotapinang.


Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semeon Sembiring, Selasa (27/10/2020) saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, benar telah melakukan penangkapan terhadap tersangka GHS (19), AAPS (17), DDRP (16) dan IJ (19). Ke empatnya adalah pelaku pemerasan dengan pengancaman," ujarnya.


Kompol Semeon Sembiring, juga menjelaskan bahwa penangkapan ke empat tersangka ini dilakukan pada Minggu (25/10/2020) sekira pukul 01.45 Wib, dan penangkapan ini langsung dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat.


“Ketika diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah memeras korban dan dari mereka disita barang bukti berupa uang hasil penjualan hp merk Redmi 5A berwarna hitam milik korban dan 1 buah double stick,” ungkap Kompol Semeon Sembiring.


Para tersangka juga menyebutkan, hp korban dijual kepada IJ dan dari itu petugas juga mengamankan IJ berikut hp merk Redmi 5A milik korban.


Untuk keperluan penyidikan, keempat pelaku diboyong ke Mapolsekta dan diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkas Kapolsekta Kota Pinang. (Randi)