Tim Paslon RaSya Melapor ke Bawaslu, Ada Apa? -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Tim Paslon RaSya Melapor ke Bawaslu, Ada Apa?

Selasa, 20 Oktober 2020

Tim Advokat RaSya laporkan paslon No 2 Erman Syafar ke Bawaslu Bukittinggi


Bukittinggi, fajarsumbar.com - Diduga melakukan pelanggaran kampanye, tim advokasi pasangan calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi nomor urut 1, Ramlan Nurmatias - Syahrizal, melaporkan dugaan pelanggaran kampanye ke kantor Bawaslu Kota Bukittinggi, Senin (19/10).


Pelanggaran kampanye itu diduga dilakukan oleh paslon nomor urut 2 beserta tim.


Tim Advokasi Tim RaSya, Hasnuldi Miaz, mengatakan, kedatangannya ke kantor Bawaslu Bukittinggi dalam rangka melaporkan pelanggaran kampanye, dengan barang bukti video kampanye paslon nomor 02 yang diduga bernada ancaman dan intimidasi yang diiringi dengan suara sorakan “dabiah” (sembelih).


Selain itu dalam video tersebut paslon 02 dan tim juga melakukan adegan gerakan tangan mengasah pisau yang diduga ditujukan pada paslon nomor 01.


Dalam rekaman video yang berdurasi 3 menit 44 detik tersebut, lanjut Hasnuli, calon Wali Kota Erman Safar beserta tim pemenangannya, melakukan kampanye di Pasa Ateh dengan mengunjungi sejumlah pedagang. Namun entah disengaja atau tidak, ada perkataan yang menjurus intimidasi terhadap paslon nomor 1.


Ketua Bawaslu Bukittinggi, Ruzi Haryadi, mengatakan, Bawaslu telah menerima laporan secara lisan dari tim advokasi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias-Syahrizal, terkait adanya dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan paslon nomor urut 2.


Pihaknya akan melakukan kajian serta menindaklanjutinya dengan melakukan mediasi, sambil menunggu laporan tertulis dari pelapor.


“Ini baru sebatas laporan secara lisan, belum ditetapkan sebagai laporan diregistrasi. Apabila nantinya laporan ini sudah ditetapkan sebagai laporan diregistrasi atau masuk syarat formil dan materil laporan, maka akan kita proses sesuai ketentuan dan peraturan yang ada,” ungkap Ruzi.(gus)