Tim Tarantula Ciduk RH Pelaku Sabu di Nagari Parambahan -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Tim Tarantula Ciduk RH Pelaku Sabu di Nagari Parambahan

Jumat, 02 Oktober 2020

RH pelaku narkoba diamankan petugas serta barang bukti.


Tanah Datar, fajarsumbar.comTim Tarantula Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Datar mengamankan satu orang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu, Kamis (1/10/20). 


Pelaku diketahui berinisial RH (44) diamankan di sebuah warung di Jorong Kubu Batanduak Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.


Kapolres Tanah Datar AKBP Rokhmad Hari Purnomo, SIK. M.Si melalui Kasubag Humas Iptu Desfiarta S.H membenarkan penangkapan tersebut kepada fajarsumbar.com, Jumat (2/10/2020).


Menurutnya, sebelumnya tim sudah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasanya pelaku sering mengedarkan narkoba di daerah tersebut.  


Atas informasi tersebut, tim Tarantula Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Tanah Datar AKP Yaddi Purnama, S.H melakukan penyelidikan ke lokasi tempat dimana terduga pelaku RH berada.


Tim menemukan terduga pelaku sedang duduk di sebuah warung. Kemudian tim melakukan penggeledahan badan, serta di sekitar RH duduk yang disaksikan oleh wali jorong beserta ketua pemuda.


Hasilnya, tim mendapatkan dilantai dekat terduga pelaku duduk satu paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dan dibungkus lagi dengan kertas timah rokok yang mana pelaku mengakui narkotika jenis sabu itu adalah miliknya. 


Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Tanah Datar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 


Barang bukti yang berhasil disita yaitu, 1 paket butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis s\abu yang dibungkus dengan plastik bening, 1 lembar kertas timah rokok, 1 unit handphone merk Samsung.


Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1), jo pasal 112 ayat (1), jo pasal 132 ayat (1), jo pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang narkotika No 35  tahun 2009, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (fdy)