Vaksin Covid 19 dari China Masuk Desember -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Vaksin Covid 19 dari China Masuk Desember

Selasa, 27 Oktober 2020

ilustrasi


Jakarta, fajarsumbar.com - Pemerintah Indonesia berharap vaksin virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) dari China yaitu Sinovac bisa masuk Indonesia pada Desember 2020. 


Persetujuan masuknya vaksin bergantung di tangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


"Pintu vaksin ada di BPOM dan prosedur uji klinis harus dipenuhi," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartato saat mengisi konferensi virtual BNPB bertema Update Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN): Prinsip Keamanan Vaksin Covid-19, Selasa (27/10/2020).


Ia menyebutkan vaksin dari luar negeri, termasuk Sinovac dari China sudah masuk dalam tahap uji klinis dan diharapkan masuk Indonesia pada Desember 2020. Ia menambahkan, vaksin nantinya diberikan dalam bentuk jadi yaitu sebanyak 3 juta dan akan masuk bertahap.


Kemudian, dia melanjutkan vaksin juga diberikan dalam bentuk bahan baku yang akan diproduksi Badan Usaha Milik Negara Penghasil Vaksin Bio Farma. Airlangga menyebutkan, bahan baku yang diberikan di tahap awal saja setara 15 juta.


Kendati demikian, ia menegaskan produksi dan pengadaan vaksin dari luar negeri ini bisa dimulai setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA). 


Dengan prosedur UEA, dia melanjutkan, artinya BPOM telah melakukan evaluasi karena lembaga ini mendapatkan laporan uji klinis dari negara lain, termasuk Brasil.


Sebagai bentuk keseriusan evaluasi pengadaan vaksin ini, ia menyebutkan BPOM juga telah melakukan kunjungan ke luar negeri seperti China, G42, hingga Inggris. 


"Beberapa lokasi produksi juga dilihat, sehingga bisa memastikan cara pembuatan obat yang baik, kemudian penerapan protokol uji klinis untuk kepastian keselamatan, aman, dan efektif. Kalau seluruh persyaratan terpenuhi, baru bisa dilakukan imunisasi dengan perencanaan matang," katanya sebagaimana dikutip pada republika.co.id.


Sementara itu, ia menyebutkan interim report uji klinis vaksin Sinovac tahap 3 yang tengah dilakukan di Bandung, Jawa Barat, baru diketahui setelah awal Desember 2020. Kemudian, dia menambahkan, BPOM akan mengevaluasi hasilnya. (*)