Warga Acuh terhadap Covid-19 Menyulitkan Pd. Pariaman Kembali ke Zona Hijau -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Warga Acuh terhadap Covid-19 Menyulitkan Pd. Pariaman Kembali ke Zona Hijau

Rabu, 14 Oktober 2020

ilustrasi


Pd. Pariaman, fajarsumbar.com - Pjs Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri memimpin Rapat Evaluasi untuk membahas perkembangan dan penanganan penyebaran Covid-19 serta untuk meningkatkan koordinasi antar lintas sektoral di Kabupaten Padang Pariaman, di Hall Kantor Bupati, Parit Malintang.


Pjs Bupati Adib Akfikri mengatakan, warga Padang Pariaman ini sangat acuh terhadap Covid-19, maka Pemkab harus bersama-sama untuk mencari dan menghasilkan strategi apa yang harus diambil dalam menanggulangi Covid-19. 


"Untuk itu, kita tidak bisa tinggal diam terkait dengan kondisi dan fenomena yang ada dan diharapkan kita bersama-sama dapat mengurangi kejadian yang membuat klaster baru Covid-19 seperti baralek dan basapa di Kabupaten Padang Pariaman ini," ujar Adib, Rabu (14/10/2020). 


Menurut Adib, ada beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh Satgas Covid-19 terhadap masyarakat yang masih susah diatur untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan mengakibatkan masih sulit mengembalikan Kabupaten Padang Pariaman menjadi zona hijau.


"Ada program kerja dari Satuan Tugas Covid-19 yang terhimpun dari berbagai bidang nanti. Masing-masing Kordinator harus memaparkan apa saja kerjaanya.

Lagi, ada timeline agar beberapa uraian kerja dapat dijalankan dengan baik. Pun tidak perlu lagi adanya perintah karena sudah tertera aturan dan uraian tugas di dalam SK itu" tegas dia.


Dijelaskannya, berdasarkan data yang dikemukakan Kepala RSUD Padang Pariaman masih ada 55 pasien Covid-19 yang mendiami RSUD. Mirisnya, setiap korban yang meninggal dalam Covid-19 pihak korban selalu memberikan pandangan negatif terhadap ruang isolasi di Rumah Sakit. Bahkan ada membawa kabur paksa korban yang meninggal agar bisa dikuburkan dengan cara biasa.


Melihat terhadap kondisi itu, Adib Alfikri berharap agar Satgas Covid-19 Padang Pariaman, Satlantas dan beberapa perangkat daerah lainnya untuk meningkatkan kerjasama.


"Bekerja sama dalam penanggulangan Covid-19 dan memberikan investasi amal dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Padang Pariaman" tutur Pjs Bupati itu 


Kepala Pelaksana (Kastlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Budi Mulya menyebutkan akan diadakan Satuan Tugas Covid-19 di Kecamatan.


"Peran Wali Nagari, Niniak Mamak dan Alim Ulama yang notabennya dekat dengan masyarakat bisa ikut andil dalam menanggulangi penularan Covid-19" ujar Budi Mulya yang juga mantan Sekretaris Dinas PUPR itu. 


Acara ini juga dihadiri Forum Koumnikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman untuk membahas perihal SK dan Program Kerja untuk Satgas Padang Pariaman dalam menanggulangi penularan dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman. (sc/ab)