Warga Dusun Maribaya Brebes Juga Berharap Pembangunan Akses Jalan Pasca TMMD Reguler -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Warga Dusun Maribaya Brebes Juga Berharap Pembangunan Akses Jalan Pasca TMMD Reguler

Jumat, 16 Oktober 2020


Brebes, fajarsumbar.com – Adalah Warim (51), salah satu warga Dusun Maribaya RT. 01 RW. 07, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyatakan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes dan TNI Kodim 0713 Brebes, atas pembangunan akses jalan dari Dusun Karanganyar tembus ke Dusun Kedung Kandri, yang kini membebaskan dusun tersebut dari keterilsolirsan.


Disampaikannya, kini di desa Kalinusu, tinggal Dusun Maribaya saja yang terisolir dari desanya itu, untuk itulah dirinya berharap Pemkab secepatnya membuka jalan lanjutan dari pertigaan jalan TMMD titik 800 meter dari total panjang 2,2 kilometer, ke arah Maribaya sepanjang 4-5 kilometer.


“Kami setidaknya 100 orang datang untuk membantu mempercepat finishing jalan TMMD, yaitu pengerasan jalan dari titik 800 meter yang terdapat tugu TMMD, menuju Dusun Kedung Kandri,” ungkapnya, Jumat (16/10/2020).


Dijelaskannya lanjut, walaupun mereka harus memutar jalan melewati sejumlah desa di wilayah Kecamatan Tonjong dan Bumiayu untuk sampai ke desanya Kalinusu, mereka tetap bersemangat membantu Satgas TMMD.


“Kami menempuh perjalanan 18 kilometer, selama 1 jam 15 menit dari Maribaya hanya untuk membantu TNI-Polri dan warga Desa Kalinusu, untuk secepatnya menyelesaikan jalan,” sambungnya.


Warim juga mengucapkan terima kasih atas kebijakan Pemerintah Kecamatan Bumiayu, yang selama ini memberikan kemudahan bagi warga Maribaya dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus ke desanya Kalinusu.


Sementara dijelaskan Kepala Dusun Karanganyar, Mukhsinin (41), bahwa pihaknya mewakili Kepala Desa Kalinusu dan Satgas TMMD, sangat mengapresiasi semangat dan keikhlasan warga Dusun Maribaya untuk membantu di pekerjaan pengerasan jalan TMMD.


“Jalan TMMD itu memang akan menjadi modal bagi warga Dusun Maribaya, untuk mendapatkan jalan tembus ke dusun yang memiliki potensi wisata padang penggembalaan ternak Sapi Jabres Maribaya (104 hektar, dan juga pertanian terpadu Maribaya seluas 250 hektar,” ujarnya.


Menurutnya, jika warga Maribaya naik ojek menuju Balai Desa Kalinusu, meka harus mengeluarkan biaya sebesar Rp. 100 ribu rupiah untuk bolak-balik.


Untuk itulah, mewakili 150 kepala keluarga di Dusun Maribaya, juga berharap agar realisasi rencana Pemkab untuk membanguhn jalan tenbius lanjutanm dapat segera terealisasi. (Aan)