40 Guru SMP Kab.Solok Ikuti Pelatihan PBM Daring -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

40 Guru SMP Kab.Solok Ikuti Pelatihan PBM Daring

Rabu, 11 November 2020
Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM hadiri pelatihan pembelajaran Daring 40 orang guru SMP Kab.Solok


Solok, fajarsumbar.com - Sebanyak 40  tenaga pendidik (guru) Kabupaten Solok, yang terdiri dari masing-masing perwakilan dari 10 mata pelajaran MGMP, pada wilayah Utara, Tengah dan Selatan di Kabupaten Solok, mengikuti pelatihan terkait Proses Belajar Mengajar (PBM) secara online (daring) di Hotel Rocky Padang, Senin (09/11/2020).


Pelatihan tersebut secara resmi dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM, tampak dikesempatan itu bupati didampingi Kabag Humas Setdakab Solok Syofiar Syam, S.Sos, M.Si.


Dalam sambutannya bupati mengatakan bahwa, pelatihan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pemerintah daerah terkait Surat Edaran (SE) Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada tanggal 24 Maret 2020, dimana di dalamnya mengatur tentang bagaimana pelaksanaan pendidikan pada masa pandemi Covid-19. 


Bupati mengatakan bahwa, PBM yang pada awalnya dilakukan di sekolah, di masa pandemi sekarang ini menjadi pembelajaran dari rumah, yaitu melalui pembelajaran online. 


Bupati menyebut bahwa pembelajaran dari rumah tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Menurut bupati keadaan sekarang ini muncul tanpa prediksi dan persiapan sebelumnya, sehingga memaksa sekolah untuk melakukan terobosan dalam proses PBM.


Bupati mengharapkan, untuk menunjang pembelajaran Daring tersebut, maka guru-lah yang pertama kali memiliki peran signifikan dalam menentukan arah masa depan peserta didik.


Bupati berharap dalam melaksanakan tugasnya, guru benar-benar memiliki kemampuan, baik kemampuan dalam penguasaan materi maupun kemampuan dalam cara penyampaian materi.


Sebab menurut bupati, keberhasilan dalam pembelajaran Daring, akan tercapai secara maksimal apabila disertai usaha yang keras dari guru serta siswa.


Kepada seluruh guru yang mengikuti pelatihan pada hari itu bupati berharap, agar tenaga pendidik dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik, sehingga dapat memperoleh hasil yang baik pula.


Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Kadis Pendidikan Zulkisar, S.Pd, MM dalam laporannya menyebutkan bahwa, tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas guru dalam proses pembelajaran Daring di masa pandemi Covid 19.


Dimana sasaran pelatihan tersebut menurut Zulkisar adalah untuk tersedianya tenaga pendidik yang mampu merancang, dan menyiapkan proses pembelajaran Daring selama masa pandemi Covid 19.


Dilaporkan Zulkisar bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, yakni dari tanggal 9 s/d 11 November 2020.(nr)