ASN Tanah Datar Berikrar Sukseskan Pilkada Serentak -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

ASN Tanah Datar Berikrar Sukseskan Pilkada Serentak

Kamis, 12 November 2020
Pjs Bupati Erman Rahman foto bersama setelah apel Ikrar Netralitas ASN.


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Kabupaten Tanah Datar termasuk salah satu Kabupaten yang turut melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Dalam rangka menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar gelar apel bersama Ikrar Netralitas ASN di halaman Kantor Bupati Tanah Datar, Rabu (11/11/2020). 


Bertindak selaku pembina apel Pjs. Bupati Erman Rahman, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, Ketua KPU Kabupaten Tanah Datar, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Sekda Irwandi, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Camat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.


Ada empat poin Ikrar Netralitas ASN yang dibacakan Pjs. Bupati Erman Rahman dan diikuti seluruh peserta apel, pertama menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik baik sebelum, selama, maupun sesudah pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020. 


Kedua, menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktik-praktik intimidasi dan ancaman kepada pegawai ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu. 


Ketiga, menggunakan media sosial secara bijak, tidak dipergunakan untuk kepentingan pasangan calon tertentu, tidak menyebarkan ujaran kebencian serta berita bohong. 


Terakhir keempat, menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun.


Erman Rahman dalam sambutannya menyampaikan agar ikrar yang dibacakan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka tetapi juga dijadikan pedoman bersama sukseskan Pilkada dengan mengedepankan netralitas ASN.


Menurut Erman, "tren pelanggaran netralitas ASN yang banyak terjadi dengan memberikan dukungan di media sosial, untuk itu kita semua ASN harus lebih berhati-hati dalam meninggalkan jejak digital, karena dapat berpotensi melakukan pelanggaran, bahkan dengan hanya menyukai “like” status salah satu calon," ucap Pjs Bupati. 


Kepada Kepala OPD, Pjs. Bupati berpesan agar dapat melakukan pencegahan pelanggaran netralitas ASN di lingkungan kerjanya masing-masing, dengan menciptakan iklim kerja yang kondusif dalam pencegahan, pengawasan, dan mensosialisasikan sanksi yang dapat dijatuhkan apabila ASN tersebut melanggar disiplin dan netralitas ASN.


Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Datar, Jasrinaldi, yang turut hadir dalam apel bersama, ASN harus mempedomani aturan kepegawaian yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan peraturan lainnya dalam menyikapi situasi politik selama Pilkada serentak akhir tahun ini.


“Jika terbukti melakukan pelanggaran dalam Pilkada ini, ASN bisa dijatuhi hukuman disiplin, dari mulai ringan hingga berat, bahkan diberhentikan sebagai ASN.” ujar Jasrinaldi. 


Apel bersama ditutup dengan penandatanganan Ikrar Netralitas ASN oleh seluruh peserta apel dan turut menandatangani Pjs Bupati, Ketua DPRD, Ketua KPU dan Bawaslu. (fdy)