Banjir Hantam Lima Nagari di Kecamatan Ulakan Tapakih Padang Pariaman, Ratusan Rumah Terendam -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Banjir Hantam Lima Nagari di Kecamatan Ulakan Tapakih Padang Pariaman, Ratusan Rumah Terendam

Sabtu, 21 November 2020
Warga di tengah genangan banjir.

Pd.Pariaman, fajarsumbar.com - Curah hujan yang tinggi pada Jumat malam, mengakibatkan meluap air Sungai Batang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sabtu (21/14/2020).


Dipekirakan separoh wilayah di lima nagari direndam banjir, yakni Nagari Sandi Ulakan, Kampuang Gelapung Ulakan, Seulayat Ulakan, Tapakis dan Nagari Ulakan.


Musibah banjir yang melanda Ulakan Tapakih ini ditinjau anggota DPRD Provinsi Sumbar Jempol, Wali Nagari Kampuang Gelapung Ulakan Ali Waldana didampingi Kasi Trantib Kecamatan Anesa Satria, SH.MM.


Wali Nagari Kampuang Galapuang Ali Waldana usai meninjau lokasi banjir, Sabtu (21/11/20) menjelaskan air Batang Ulakan mulai meluap, sekitar pukul 02.00 dinihari. Sebelumnya, terdengar bunyi gemuruh dan tidak beberapa lama air sudah sampai ke halaman rumah masyarakat.


Genangan banjir


"Sabtu pagi tadi, telah datang bantuan Tim Reaksi Cepat dari BPBD Padang Pariaman dengan perahu karetnya. Juga anggota Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) yang berkantor di Tiram memberikan pertolongan. Pun warga yang lokasi rumahnya terkepung banjir, dievakuasi oleh Tim bersama masyarakat ke daerah yang aman" ungkap Wali Nagari itu.


Banjir yang terjadi ini, sudah menjadi langganan tiap tahun. Bahkan bisa tiga atau empat kali setahun, sSehingga masyarakat tidak terkejut dengan kejadian ini. Banjir mulai surut menjelang siang, walaupun hujan masih belum reda.


Dalam peristiwa banjir ini, tidak ada korban jiwa ataupun ternak yang hilang atau mati dan diperkirakan lahan pertanian dan kolam ikan yang mengalami kerusakan parah. 


"Mengamati seringkalinya kawasan terendam banjir ini, kiranya ada perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Provinsi Sumbar untuk normalisasi sungai. Sehingga kehadiran normalisasi Batang Ulakan, mungkin daerah ini akan terbebas dari ancaman banjir," harap Wali Nagari Kampuang Galapuang Ali Waldana. (saco)