Bawaslu Kota Pariaman Adakan Pertemuan dengan Tim Paslon, Ini yang Dibahas -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Bawaslu Kota Pariaman Adakan Pertemuan dengan Tim Paslon, Ini yang Dibahas

Rabu, 18 November 2020

Peserta dari ke empat paslon terlihat serius mendengarkan arahan Bawaslu.


Kota Pariaman, fajarsumbar.com - Dalam rangka penyampaian informasi kepada masyarakat, Bawaslu Kota Pariaman yang fasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman yang diwakili oleh Abrar Aziz mengadakan pertemuan dengan keempat tim Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2020, Selasa (17/11/2020).


Pimpinan Bawaslu Kota Pariaman, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHAL) Ulil Amri menyebutkan kegiatan pertemuan ini memiliki tujuan pertama adalah persamaan persepsi dalam agenda menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai tahapan iklan kampanye sejak 22 November - 5 Desember 2020. 


"Susuai jadwal tahapan iklan kampanye 22 November - 5 Desember 2020, kita ingin memastikan masyarakat bisa menikmati informasi ini melalui media cetak, televisi, radio yang difasilitasi KPU kota Pariaman, sementara media online masuk dalam tanggung jawab KPU. Namun, jika tim paslon ingin menggunanya juga tidak ada larangan," ujar Kordiv PHAL ini.


Ia kembali menegaskan tim Paslon boleh melakukan media daring untuk melakukan kampanye. Namun, Pihak Bawaslu akan selalu memantau kegiatan yang dilakukan oleh tim pendukung. 


"Bawaslu Kota Pariaman mengajak agar media yang telah ada kerja sama dengan pihak KPU yakni media cetak bisa tersampaikan informasi ini kepada masyarakat luas," harap Ulil


Sementara itu, Abrar Aziz Komisioner KPU Kota Pariaman Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM menyebutkan seluruh kegiatan paslon ada yang difasilitasi KPU ada pula yang tidak.


Ia menyebutkan seluruh bentuk debat public pasangan calon ditanggung oleh pihak KPU. Tidak ada debat publik di luar KPU yang memfasilitasi. Pertemuan tatap muka, terbatas, dialog seluruhnya ditanggung paslon.


Untuk iklan di media televisi 10 spot, durasi 30 detik untuk setiap televisi. Untuk Radio 10 spot 60 detik dan untuk media cetak 1 halaman setiap satu media setiap hari. (Heri)