Bawaslu Kota Pariaman MoU dengan KNPI dan Karang Taruna -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Bawaslu Kota Pariaman MoU dengan KNPI dan Karang Taruna

Kamis, 12 November 2020


Pariaman, fajarsumbar.com- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman lakukan pertemuan dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Karang Taruna Kota Pariaman untuk membahas terkait pengawasan partisipatif pemuda dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2020 di ruang rapat Bawaslu tersebut, Kamis (12/11/2020).


Koordiv Pencegahan dan Hubal Bawaslu Kota Pariaman, Ulil Amri mengatakan, pihaknya sengaja mengundang KNPI serta karang tarung karena organisasi tersebut mewadahi pemuda.


"Dalam hal ini pemuda dalam dirinya masih ada idealisme masih kuat, jadi idealisme tersebut yang sangat diaharapkan dalam menciptakan pemilu yang berkualitas," ungkap Ulil Amri.


Ia menegaskan selain menilik soal idealisme pemuda dalam mendorong pemilu berkualitas, pertemuan dengan KNPI dan Karang Taruna tersebut juga membahas perbedaan pemilu di masa pandemi dengan pemilu di masa sebelum pandemi.


"Ini juga menyoal beberapa hal pokok yang mendasari perbedaan pemilu di masa pandemi dan pemilu sebelum pandemi. Yang jelas proses pemilu di masa pandemi merupakan proses pemilu yang tidak pernah kita temukan sebelumnya," jelasnya


Maka dalam kesempatan ini, ia mengharakan pemuda yang hadir bisa mewakili serta mensosialisasikan landasan pemilihan yang memuat idealisme dalam pemilihan, sehingga pemuda juga andil dalam menciptakan pemilihan yang aman dan berkualitas.


Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pariaman Riky Falantino menyebutkan melalui momentum hari pahlawan ini pemuda mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi.   


Ia menuturkan pemuda adalah pahlawan demokrasi bagaimana pemuda hari ini zaman naw sebagai generasi milenial mengambil peran dalam mensukseskan dan mengawal pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2020, pemuda jangan hanya sekadar menjadi objek dari alek lima tahunan ini. 


"Untuk itu kita sebagai senior berharap pada KNPI dan Karang Taruna mengambil peran dengan kegiatan yang produktif dan edukatif seperti ngopi (ngobrol pemilu --red) pemuda Pariaman," tambahnya.


Kami rasa dengan ketersediaan anggaran di desa/kel, KNPI dan Karang Taruna bisa bersinergi dengan kepala desa untuk mendorong program ini. 


"Kita yakin program ini mungkin satu-satunya di Sumbar  atau Indonesia, bersama pemuda kita awasi pilkada," ujar Riky Falantino, eks ketua KNPI Periode 2012-2015. (Heri)