Bawaslu Solsel Dalami Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Bawaslu Solsel Dalami Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada

Minggu, 22 November 2020
Muhammad Ansyar

Solsel, fajarsumbar.com -  Ketua Bawaslu Solok Selatan, Muhammad Ansyar, mengklarifikasi dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan salah satu kandidat calon bupati di Solok Selatan, terkait dugaan pelanggaran melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum ditetapkan sebagai calon. 


"Benar kita sudah terima laporan dan telah mengklarifikasi calon kandidat AR di kantor Bawaslu Solsel hari ini," kata Ketua Bawaslu Solsel, M. Ansyar kepada sejumlah awak media, Minggu (22/11/2020).


Dijelaskannya lagi, pihak Bawaslu sedang mendalaminya, apakah laporan dugaan pelanggaran ini memenuhi syarat atau tidak, nanti sebutnya akan dikabari lagi ke wartawan. 


Pihak terlapor ujar Ansyar, sudah datang ke kantor Bawaslu pukul 09.30 WIB dan sudah menjelaskan klasifikasi terkait laporan yang diterima Bawaslu dari Yunizal salah satu wajib pilih di Solsel. 


Bila terbukti bersalah, maka Bawaslu akan melanjutkan dugaan kasus pelanggaran pemilu tersebut.


"Nah, jika terbukti melanggar. Maka kasus dugaan pelangaran pemilu ini kita lanjutkan," paparnya. 


Kata Ansyar, terlapor AR sudah kooperatif untuk memenuhi panggilan Bawaslu. Namun hasil dari pelaporan tersebut tentu saja harus cukup bukti untuk ditindak lanjuti ke proses selanjutnya. 


"Melanggar atau tidaknya, hasil kajian dan pemeriksaan bukti-bukti lainnya," paparnya. 


Ansyar menjelaskan, memang pihak Kejaksaan dan pihak Reskrim Polres Solsel juga hadir mendengarkan klasifikasi dari calon bupati tersebut


Sebelumnya, Lembaga Pengawas dan Pemberdayaan Penduduk Independen Solok Selatan, Yunizal , melaporkan calon kandidat Bupati Inisial AR terkait dugaan pelanggaran melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon oleh KPU Solsel. (Tim)