Covid-19 Mulai Melandai di Sijunjung, Penyerapan Anggaran di OPD Dibahas -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Covid-19 Mulai Melandai di Sijunjung, Penyerapan Anggaran di OPD Dibahas

Kamis, 12 November 2020
ilustrasi

Sijunjung, fajarsumbar.com - Terkait wabah virus corona (Covid-19) Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat mengucurkan anggaran untuk penanganan pandemi virus mematikan tersebut. Dana yang dikucurkan ke sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Sijunjung jumlahnya cukup fantastis.


Lalu sejauh mana penyerapan anggaran biaya tak terduga (BTT) dari APBD Sijunjung tahun anggaran 2020 dalam penanganan wabah Covid-19 yang diperuntukkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut?


Untuk itu fajarsumbar.com mencoba mengkonfirmasi beberapa OPD, terkait serapan anggaran dari dana BTT APBD Sijunjung 2020 untuk penanganan wabah Covid-19. Saat ini wabah Covid-19 di Kabupaten Sijunjung sudah mulai menurun alias melandai.


Dinas Kesehatan serapan anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 sudah sekitar 66,86 persen dari total anggaran Rp5 miliar, sampai September 2020. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, Ezwandra  kepada fajarsumbar.com di ruangan kerjanya, Rabu (11/11/2020).


Dikatakannya dari hasil rekofusing, semenjak akhir Maret 2020, dianggarkan dana untuk Dinas Kesehatan Rp5 miliar. Dana itu diperuntukkan pembelian Alat Pelindung Diri (APD), biaya promotif, dan kuratif. Seperti pengobatan, insentif tenaga kesehatan yang berisiko terpapar Covid-19 dan untuk karentina di hotel Bukit Gadang, jasa insentif petugas penangan Covid-19.


Untuk biaya jumlah kasus yang terkonfirmasi yang positif sampai Selasa 10 November ada sebanyak 343 yang terkonfirmasi positif Covid-19, sembuh 317 orang. Yang masih positif yang melakukan isolasi di hotel Bukit Gadang dan rumah sakit isolasi dan rumah masing masing, masih ada 25 orang lagi yang positif. Sampai saat ini sudah 7.400 warga yang di ambil swabnya.


Sementara itu secara terpisah Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Sijunjung Yofritas, ST, MT yang di hubungi fajarsumbar.com lewat whatshapp (WA) mengatakan, serapan anggaran untuk Covid-19 di dinas tersebut sampai saat ini sudah diangka Rp326.698.098. 


Dari alokasi dana BTT sebesar Rp364.239.600. Dana itu dibagi untuk kebutuhan seperti operasional dan menu Bantuan Sosial Tunai (BST), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sembako. Sosialisasi Covid-19, verifikasi data Terpadu Kesejahteraan Sosial (BTKS) dan untuk pemakaman pasien Covid-19.


Sementara itu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Sijunjung Henry Chaniago sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung yang di konfirmasi fajarsumbar.com lewat telepon selulernya mengatakan, anggaran BTT di instansi tersebut Rp1,2 miliar.


Namun Henry Chaniago yang akrab disapa Hendri Coa tersebut belum bisa merinci serapan anggaran tersebut, karena masih banyak belum cair pada anggaran perubahan tersebut.


Dia juga menyebut dari anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 bekisar Rp53 miliar lebih kurang. Dana itu terbagi kebebera OPD, selain yang sudah disampaikan di atas ada Dinas Pol PP, Degkoperingkop, Perkim LH, Kominfo, Dinas Pendidikan dan lainnya.


Sementara dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Adlis.SE menyebutkan, instansinya menerima anggaran Covid-19 sebesar Rp250 juta, peruntukan pembuatan masker dan APD dan bantuan pangan bulanan seperti telor, beras dan minyak goreng.(def/ab)