Dari Subuh ke Subuh, Mahyeldi Ketuk Hati Ummat -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Dari Subuh ke Subuh, Mahyeldi Ketuk Hati Ummat

Kamis, 05 November 2020
Mahyeldi yang dikenal sebagai buya turun langsung membina generasi ummat. ist


Payakumbuh, fajarsumbar.com-Sukses memimpin kota tidak membuat Mahyeldi lupa asal-muasalnya sebagai seorang pendakwah. Calon Gubernur Sumbar yang akrab dipanggil Buya ini terus berdakwah dari masjid ke masjid. Dari Subuh ke Subuh, Mahyeldi mengetuk hati ummat.


Pada Rabu (4/11), Mahyeldi memberikan ceramah Subuh dengan tema peran pemuda masa depan untuk ummat di Masjid Almukarromah Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Seperti biasa, Mahyeldi tak sungkan bercengkrama dan berinteraksi dengan jemaah yang berasal dari berbagai kalangan.

Mahyeldi mengetuk hati ummat untuk terus menanamkan keimanan dan ketaqwaan. Menurutnya, menanamkan keimanan dan ketaqwaan bukan hanya tugas alim ulama. "Ini tugas setiap kaum muslimin, kapan dan di mana saja ia berada," ujar Mahyeldi.

Menanamkan keimanan dan ketaqwaan juga menjadi tugas pemerintah. Sebagai kepala daerah di ibukota Provinsi Sumbar, Mahyeldi sudah mengimplementasikan dalam kepemimpinannya. Ia tak lupa memperhatikan keimanan dan ketaqwaan ummat dalam berbagai program pembangunan.

Mahyeldi mengajak ummat berbuat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Di antaranya dengan memaksimalkan fungsi masjid, mushalla, dan surau serta institusi pendidikan. "Gunakan masjid dan lembaga pendidikan untuk membina generasi ummat," jelas Mahyeldi.

Pemuda dan milenial hari ini adalah pemimpin di masa depan. Mahyeldi memiliki perhatian yang besar terhadap pembinaan generasi muda. Anak muda dan milenial harus menjadi generasi yang kuat, sehingga bisa membawa bangsa, negara, dan agamanya kuat di mata dunia.

Mahyeldi juga mengingatkan agar ummat Islam senantiasa meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. "Ummat Islam jangan mau dipecah-belah, diadu-domba. Ummat harus tetap satu. Dengan persatuan kita kuat," ujar Mahyeldi bersemangat.

Mahyeldi memang sosok yang hatinya terpaut dengan masjid. Ia tak lupa mengunjungi masjid, mushalla, dan surau dalam kegiatannya sehari-hari. Sosok buya ini berjalan dari satu masjid ke masjid yang lain, berceramah dari satu Subuh ke Subuh yang lain.

Sebelumnya, pada Selasa (3/11), Mahyeldi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Cubadak Mentawai, Kota Pariaman. Kehadiran Mahyeldi disambut antusias dari para jemaah yang berasal dari beragam kalangan. Mahyeldi memang sosok yang tak bisa lepas dari ummat. (arr)