Debat Publik Paslon Pilkada Pessel Berlangsung 'Panas' -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Debat Publik Paslon Pilkada Pessel Berlangsung 'Panas'

Rabu, 11 November 2020

.


Painan, fajarsumbar.com - Debat publik perdana paslon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berlangsung panas. Debat itu dilaksanakan Rabu (11/11/2020) mulai pukul 14.00 WIB.

Tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Pesisir Selatan,  Hendrajoni – Hamdanus (01) Rusmayul Amwar – Rudi Hariyansyah (02) dan Dedi Rahmanto Putra dan Arfianof Rajab (03), bersilang jawaban dan tanggapan pada debat publik pertama diselenggarakan di studio TVRI Sumbar, Rabu ( 11/11) pukul 14.00 Wib. 


Dengan dipandu moderator oleh pihak penyelanggara debat publik TVRI Sumbar, diberikan kesempatan menyampaikan visi dan misi, serta tanggapan antara jawaban paslon 1, 2 dan 3. Serta saling melempar pertanyaan antar paslon.


Berdasarkan pantuan diluar studio TVRI Sumbar, ketiga pendukung paslon 1,2 dan 3 terlihat hadir. Namun dalam debat publik pertama, Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD) Pesisir Selatan hanya memperbolehkan perwakilan 5 orang saja diperbolehkan masuk dalam studio debat publik. Hal itu dalam rangka mematuhi protokol kesehatan. 


Paslon 01 memakai baju warna biru, 02 putih – putih sedangkan 03 memakai baju kuning – kuning tersebut, melahap satu persatu materi pertanyaan di sajikan oleh moderator debat publik. 


Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah, Pesisir Selatan Epaldi Bahar mengatakan, KPU Pessel menjadwalkan debat pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada tanggal 11 dan 25 November 2020. 


Ia mengungkapkan, adapun tema debat pasangan calon bupati dan wakil bupati antara lain terkait kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah. 


“Adapun tujuan debat publik ini untuk memberikan kesempatan pada ketiga paslon menyampaikan visi dan misi, pada masyarakat,” tegas Epaldi Bahar pada media.


Disampaikanya, dalam debat publik ini KPU Pessel juga telah melakukan koordinasi dengan tim penyusun materi debat Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc (Dosen Fakultas Kedokteran Unand/Ahli Virus). 


Dr. Khairul Fahmi, SH., MH (Dosen Fakultas Hukum Unand). Dr. Wakidul Kohar, M.Ag (Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol), Dr. Syaiful Anwar, SE.,M.Si (Dosen Fakultas Ekonomi Unand). Reno Fernandes, M.Pd (Dosen Sosiologi UNP).


Berharap apa disampaikan calon bupati dan wakil bupati Pessel melalui visi dan misi, membawa pesta demokrasi Pilkada Pessel yang lebih baik.


Pada debat siang itu juga hadir selain Ketua KPU Pessel Epaldi Bahar, Ketua Bawaslu Pessel Erman Wardison, Kesbangpol Pemkab Pessel dan juga Komisioner KPU Pessel.(*)