Gelar Wisuda pada Masa Pandemi, SMK SMAK Padang Gunakan Metode Offline dan Online -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Gelar Wisuda pada Masa Pandemi, SMK SMAK Padang Gunakan Metode Offline dan Online

Sabtu, 28 November 2020
.

Padang, fajarsumbar.com  - Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan niat SMK SMAK Padang untuk mewisuda dan melantik 280 lulusannya pada tahun pelajaran 2019/2020 ini. Wisuda dilaksanakan dengan dua metode yaitu dengan offline dan online. 


Lulusan SMK SMAK Padang yang berkesempatan hadir, dapat mengikuti secara offline yang digelar di Hotel Grand Zuri Padang, Sabtu (28/11/2020). Tentunya dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19.


Sementara itu, untuk lulusan yang tidak dapat hadir secara langsung karena sudah bekerja, dapat mengikuti secara online atau daring melalui media Zoom Meeting dan kanal Youtube SMK SMAK Padang.


Demikian juga dengan tamu undangan, yang selama ini menghadiri secara langsung, demi menjaga protokol kesehatan, dapat mengikuti melalui media daring tersebut. Dengan menggunakan dua metode ini, diharapkan para lulusan yang tidak dapat hadir secara langsung, juga dapat merasakan euforia acara wisuda dari tempat masing-masing.


Pada wisuda perdana secara nasional ini, para lulusan dilantik oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita diwakili Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian.  Disaksikan juga oleh Kepala BPSDMI Eko S. A. Cahyanto pada acara bertajuk "Skills For Future" ini.


Menurut Kepala SMK - SMAK Padang , Nasir, lulusan yang diwisuda saat ini harus mampu bersaing lebih ketat lagi. Pasalnya, pada masa pandemi ini ketersediaan lapangan pekerjaan menurun drastis. 


"Lulusan di masa pandemi ini dituntut bersaing ketat,  karena keterbatasan lowongan pekerjaan," kata Nasir. 


Untuk itu SMK SMAK Padang telah menyiapkan lulusannya agar dapat bersaing di dunia industri dengan tetap menjaga dan meningkatkan mutu dengan menyiapkan sertifikat kompetensi bagi mereka.


Lebih lanjut,  Nasir menambahkan,  di masa pandemi Covid-19, LSP P1 SMK SMAK Padang tetap melaksanakan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP. yang dilaksanakan oleh LSP P 1 SMK SMAK Padang tetap dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan COVID-19. Terlebih dahulu setiap siswa mengikuti tes swab. Selama pelaksanaan uji kompetensi, SMK SMAK Padang menyediakan masker, face shield dan hand sanitizer. 


Nasir juga membeberkan,  lulusan SMK SMAK Padang terbukti mampu bersaing di dunia industri. Lebih 60 persen telah terserap di dunia usaha dan industri serta di perguruan tinggi. Untuk kelulusan tahun sebelumnya, seratus persen telah terserap. Tahun ini diharapkan juga terserap seluruhnya maksimal 6 bulan pasca pelantikan lulusan. 


"Alhamdulillah, lulusan SMK SMAK Padang mampu bersaing pada masa pandemi ini. Lulusan tahun lalu terserap seratus persen. Tahun ini diharapkan sama, meskipun masih ada yang berjuang mencari  pekerjaan dengan masa tunggu enam bulan, " ulasnya.(ab)