Horee... Bukittinggi akan Mulai Belajar Tatap Muka pada 19 November 2020 -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Horee... Bukittinggi akan Mulai Belajar Tatap Muka pada 19 November 2020

Rabu, 18 November 2020
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Melfi Abra

Bukittinggi, fajarsumbar.com - Setelah Bukittinggi dinyatakan zona kuning, pada 19 November 2020 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi memulai belajar tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Melfi Abra kepada fajarsumbar.com di Dinas Pendidikan, Rabu (18/11/2020).


Menurutnya berdasarkan hasil rapat antara jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi dengan Forkopimda serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menyetujui proses belajar mengajar (PBM) tatap muka dimulai tanggal 19 November 2020.

 

Keputusan itu diambil  setelah melalui pertimbangan yang matang dan rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat bahwa, Bukittinggi sudah berada dalam zona kuning.


Lebih lanjut kata Melfi, sekolah tatap muka dilaksanakan untuk SD, SMP, SMA/SMK. "Sebelum dimulai PBM tatap muka, pihak sekolah terlebih dahulu harus melakukan penyemprotan lokasi sekolah, termasuk sarana pembelajaran, sehingga betul-betul steril. Penyemprotan disinfektan, juga akan didukung oleh pihak kepolisian, TNI, PMI dan BPBD," ujarnya.


Ditambahkan Melfi, mengenai tehknis pelaksanaan PBM diserahkan ke sekolah masing-masing, termasuk surat izin orang tua, kalau ada orang tua yang tidak memberi izin anaknya belajar tatap muka maka dilakukan secara daring.


“Kami telah memberitahukan kepada guru dan orang tua murid perihal PBM tatap muka ini, akan dilakukan sesegera mungkin, baik melalui Whatsapp, dan surat. PBM tatap muka itu tidak berlaku untuk PAUD dan TK. Anak-anak usia dini ini baru akan belajar tatap muka pada bulan Januari 2021," ungkapnya.


Adanya rencana Pemko memulai belajar tatap muka di sekolah disambut baik sejumlah murid di Bukittinggi. Sebab mereka sudah jenuh pula belajar daring di rumah begitu juga mereka sudah kangen ketemu sama teman-taman serta guru. 


"Kami sangat senang, mudah-mudahan Covid-19 ini hilang tidak saja di Bukittinggi tapi di seluruh penjuru dunia, sehingga kita tenang pula beraktivitas di luar rumah," sambutng salah seorang pelajar lainnya.(gus/ab)