Iriadi-ASD: Programkan Umroh untuk Gharim Masjid 74 Nagari, Dirikan Pabrik Sirup Buah Naga, Coklat dan Markisah -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Iriadi-ASD: Programkan Umroh untuk Gharim Masjid 74 Nagari, Dirikan Pabrik Sirup Buah Naga, Coklat dan Markisah

Sabtu, 14 November 2020
Paslon Nomor Urut 4 Iriadi-ASD saat sosialisasi program di Kenagarian Kotoanau Kecamatan Lembang Jaya Kab.Solok


Solok, fajarsumbar.com - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wa7kil Bupati Solok nomor urut 4 Ir.Iriadi - Agus Syahdeman, SE, kini semakin gencar sosialisasikan program-progaramnya sebagai Paslon bupati dan wabup Solok di pemilihan 9 Desember 2020.


Dalam kunjungannya ke berbagai pelosok nagari, Paslon nomor urut 4 Iriadi-ASD banyak diundang oleh masyarakat, untuk Paslon nomor urut 4 tersebut dapat menyampaikan program-programnya yang berorientasikan pada bidang keagamaan dan pertanian.


Paslon yang langkahnya sempat dijegal oleh KPU Kab.Solok terkait soal kesehatan tersebut, saat pertemuan bersama pengurus masjid dan kelompok tani, pada kesempatan itu Ir.Iriadi sedikit bercerita terkait pengalamannya semasa masih berdinas di Kota Palembang, dimana menurutnya program yang sudah wujud di Sumsel tersebut nantinya juga akan ia wujudkan di Kabupaten Solok, Jumat (13/11/2020) di Jl.Swh Kandang Kenagarian Selayo Kecamatan Kubung.


Iriadi menyebut, dulu sewaktu masih berdinas di Sumatera Selatan ia selalu berangkatkan umroh kelompok tani yang berprestasi, tak hanya kelompok tani juga gharim Masjid dan gharim Surau setiap tahunnya diumrohkan oleh Insinyur pertanian tersebut.


"Setiap mereka yang kita berangkatkan Umroh tidak kita pungut biaya, kita yang membiayai, bukan karena kita agen perjalanan (travel) umroh, bukan," tandas Iriadi.


"Pernah juga di Nagari Selayo, kita umrohkan, salah satunya ada disini, itu beliau pak JK," tunjuk Iriadi.


"Pak Jk bersama 40 orang sahabat saya, kerabat, alumni-alumni saya dan saudara-saudara saya, sudah saya berangkatkan umroh pada tahun 2018 dalam satu kali keberangkatan," ungkap Iriadi.


Iriadi janjikan, ke depan program umroh buat gharim masjid dan mushala tersebut juga akan ia realisasikan untuk garim masjid dan surau di 74 nagari Kabupaten Solok.


"Jadi, ini bukan untuk Nagari Selayo saja, juga untuk 74 nagari termasuk Nagari Kacang," sebut Iriadi yang langsung di Aminkan oleh masyarakat yang hadir.


Diakui Iriadi, hal tersebut ia lakukan karena ia punya prinsip, "semakin banyak kita bersedekah, Insyaallah semakin banyak rejeki yang datang tidak disangka-sangka," yakinnya.


"Intinya, kita musti banyak bersabar. Saya di dzolimi, saya bersabar. Ternyata saya diberikan kemampuan bersama Agus Syahdeman untuk maju sebagai Paslon bupati dan wabup Solok," bebernya.


"Kita lihat, berbagai cara orang men-dzolimi kami, menjegal langkah kami untuk maju sebagai Paslon bupati dan wabup Solok, hingga tinggal sedikit waktu buat kami dapat menyampaikan program-program yang sudah disiapkan jauh-jauh hari," ungkap Iriadi.


"Kendati demikian, kami rasa waktu yang sedikit ini masih cukup untuk kami dapat bertemu masyarakat, guna menyampaikan program.yang jauh hari sudah kami persiapkan," ujar Insinyur pertanian ini.


Menjawab pertanyaan Asril AS salah seorang masyarakat tani yang hadir di pertemuan tersebut Iriadi mengatakan,


"Prinsip saya, setiap sentra produksi pertanian, sebaiknya kita jangan menjual bahan baku. Sebab dengan begitu harga-harga akan mudah dikendalikan oleh tengkulak," ujar Iriadi.


"Dengan adanya sentra produksi buah naga di Nagari Kacang, tinggal bagaimana sekarang kita membuat pabrik dengan mutu yang tinggi, bisa di ekspor karena kemurnian produksi sangat disukai pangsa pasar Eropah," ungkap Iriadi.


Iriadi menyebut, saat ini di Pekanbaru buah naga sudah diproduksi dalam bentuk keripik dan sirup.


Terkait hal itu, Iriadi bertekat dan optimis untuk mendatangkan investor di Kabupaten Solok, guna membuat sirup buah naga tersebut.


Iriadi menyebut hal itu dilakukan guna buah naga di Nagari Kacang tidak susah untuk masyarakat menjualnya, hingga tidak merugikan masyarakat tani.


Tak hanya itu, Iriadi juga mengatakan bahwa dirinya saat ini sudah ada investor dari Kota Bekasi, yang pada saatnya akan ia datangkan untuk mendirikan pabrik sirup buah markisah di Kenagarian Alahan Panjang, sehingga nantinya buah markisah di Alahan Panjang tidak lagi dijual dalam bentuk baku, namun dalam bentuk sirup dengan kemasan botol.(nr)