ITP Alami Perkembangan Signifikan, Lihat Ini Buktinya -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

ITP Alami Perkembangan Signifikan, Lihat Ini Buktinya

Jumat, 13 November 2020

Rektor ITP, Ir. Hendri Novrianto., MT


Padang, fajarSumbar.com - Keberadaan Institut Teknologi Padang (ITP), terus mengalami perkembangan signifikan, baik dari segi prasarana pendidikan, jumlah mahasiswa maupun dosen tetap.


Hal itu dibenarkan Rektor ITP, Ir. Hendri Novrianto. MT, ketika menjawab fajarsumbar.com di ruang kerjanya, Rabu, (11/11/2020).


Rektor yang didampingi humas Febri Anatasari menyebutkan, dari segi jumlah mahasiswa, ITP memiliki 2.300 orang yang sedang menjalani pendidikan melalui 9 program studi (prodi) dengan jumlah dosen tetap sebanyak 90 orang. 


Semua prodi di ITP, telah di akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Tahun 2014.


Tahun depan diharapkan, dari sejumlah prodi di ITP, BAN PT bisa kembali memberikan nilai akreditasi yang lebih baik menjadi akreditasi A. Karena jumlah dosennya telah banyak yang menyandang gelar doktor.


Dari segi jumlah dosen tetap di ITP, 15 orang diantaranya memiliki pendidikan satrata III (S3) atau doktor, sedangkan lainnya masih pendidikan strata II (S2), namun mereka akan diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3.


Alumni senior tahun 1973 yang menjalani pendidikan di era itu, namun pembelajaran masih diberikan oleh dosen yang masih berstatus dosen Luar Biasa (LB). Berasal dari berbagai Kantor Perintahan, seperti dari lingkungan PLN, PU, IKIP Lama atau UNP dan PT Semen Padang.


Terkait dengan kemajuan pembangunan yang dicapai ITP selama ini, diduga alumni senior itu, kurang mendapat informasi yang jelas tetang keberhasilan almaternya.


Pertemuan dan silsturahmi alumni Institut Teknologi Padang lintas angkatan di Bukittinggi.



Pertemuan Alumni

Sisi lain rektor menyebutkan, ITP mengadakan pertemuan dan silaturahmi antara alumni senior tahun 1973, alumni ITP dan Ketua Yayasan ITP di Kota Bukittinggi,


Pertemuan dan silaturahmi yang dihadiri sekitar 40 orang alumni itu, terdiri dari alumni 1973 dan alumni ITP lintas angkatan.


Almamater alumni di era Tahun 1973 itu, sebuah lembaga kursus yang diberi nama, Kursus Ahli Teknik (KAT) di bidang keahlian mesin.


Para alumni senior yang berasal dari Padang, Aceh, Medan, Batam dan Jakarta itu, mempunyai semangat yang cukup besar untuk melakukan pertemuan dan silaturahmi antara sesama alumni.


Dari sejumlah alumni yang ambil bagian pada pertemuan dan silaturahmi di kota wisata, Bukittinggi. Dalam pertemuan itu terbanyak hadir alumni tahun 1984 atau di era ITP.


Melalui acara silaturahmi dengan para alumni senior itu, mereka berkeinginan dan mengusulkan pula untuk membentuk wadah Ikatan Iluni ATP.


Terkait dengan itu Hendri, selaku Pembina Ikatan Alumni (Iluni) ITP menyarankan kepada peserta pertemuan, agar tidak mebentuk Iluni ATP, karena tidak tepat dan iluni itu harus tetap berada dalam satu wadah yang diberi nama Iluni ITP, sedangkan anggota dan pengurusnya, tetap dari kalangan alumni Kursus Ahli Teknik, ATP, STTP dan alumni ITP.


Hendri juga menginformasikan kepada alumni terkait kemajuan yang dicapai ITP. Seperti ITP kembali membangun Kampus II yang baru berlantai 5 dikawasan Jalan DPRD Aia Pacah Koto Tangah Kota Padang, sedangkan sumber dananya antara lain berasal dari bantuan pemerintah.


Ada 3 peranan alumni terhadap Perguruan Tinggi (PT), seperti memberikan kontribusi secara moril, gagasan dan pemikiran.

Bahkan prananan alumni, tidak hanya cukup disitu saja, tetapi harus pula memberikan kontribusi terhadap pembangunan fisik dan prasarana penunjang pendikan.


Di kawasan Kampus II ITP itu, masih ada suatu lahan kosong yang tersedia untuk rencana pembangunan masjid, namun dananya belum tersedia.


Melalui pertemuan dengan alumni itu, ia mengharapkan adanya kontribusi alumni berupa bantuan dana, sehingga rumah ibadah yang akan dibangun ITP itu bisa segera terwujud.


Tanpa komentar banyak dalam pertemuan itu, Hendri langsung menyerahkan bantuan melalui kegiatan Badoncek yang selanjutnya diikuti oleh Iluni lainnya.


Dengan berakhirnya masa kepengurusan Iluni ITP bulan April 2020, maka iluni ITP Desember nanti akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Iluni ITP untuk masa bakti 2020- 2024 secara daring, guna mengantisipasi tidak mewabahnya pandemi Covid-19.


Alumni yang akan mengikuti Mubes Ilumni ITP itu, terlebih dahulu harus mendaftar melalui group line Iluni ITP.


Saat ini jumlah alumni ITP yang tersebar pada berbagai daerah di Indonesia, lebih kurang 6.500 orang.


Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Institut Teknologi Padang Drs, Zulfa Uliras M.Pd, juga memaparkan tentang Statuta serta Undang Undang Yayasan dan Kepengurusan Yayasan yang bersipat terbuka.(Rony Dz)