Kakak Beradik Diseret Ombak di Pantai Padang, Satu Tewas -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Kakak Beradik Diseret Ombak di Pantai Padang, Satu Tewas

Senin, 02 November 2020

Ilustrasi

Padang, fajarsumbar.com - Dua remaja kakak beradik terseret ombak di Pantai Padang, Senin (2/11/2020), sekitar pukul 14.00 WIB. Satu diantaranya dilaporkan meninggal dunia, dan satu lagi dirawat di rumah sakit.


Peristiwa itu terjadi ketika korban berenang bersama rekannya di kawasan Pantai Padang dekat SD Negeri Nomor 27 Olo Ladang.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Asnedi mengatakan, korban bernama Farel (12) dan Firman Ilahi (15).


“Kedua korban merupakan kakak dan beradik,” kata Asnedi. Dikatakannya, korban merupakan warga yang beralamat di Jalan Jati Taduah, Kota Padang.


Korban diselamatkan oleh warga dan personel Padang Baywatch di sekitar lokasi. Saat dievakuasi, kedua korban masih bernyawa. Korban pun langsung dilarikan ke RSUP M Djamil Padang. 


“Akhirnya korban bernama Farel meninggal dunia di rumah sakit,” katanya.


Sedangkan, korban bernama Firman Ilahi pingsan dan masih dirawat di RSUP M Djamil Padang. “Firman Ilahi pingsan karena banyak terminum air laut,” katanya.


Disebutkannya, korban ditolong oleh masyarakat beserta Padang Baywatch. Sebelumnya, Eka (35) seorang warga di sekitar mengatakan, korban berenang bersama rekannya. Korban datang bersama mamak atau pamannya.


“Tadi sama-sama mandi, dan terdengar ada satu orang minta tolong. Tolong, tolong, kata anak itu,” kata Eka.


Dikatakanya, ada warga lainnya yang menyelamatkan mereka berdua. ”Saat diselamatkan tadi masih ada nyawanya, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit,” katanya.


Ketua Padang Baywatch, Syahril Hakim mengatakan, korban berenang sekitar pukul 14.00 WIB.


“Mereka asyik berenang dan satu orang terseret ombak pantai. Lalu diselamatkan masyarakat terdekat,” katanya.


Dikatakannya, kalau ombak saat ini di Pantai Padang cukup besar sehingga diharapkan masyarakat tidak membiarkan anaknya berenang di laut.(arief)