Kalah Sengketa Pilkada, Paksa KPU Kab.Solok Tetapkan Nomor Urut 4 Buat Iriadi-ASD -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Kalah Sengketa Pilkada, Paksa KPU Kab.Solok Tetapkan Nomor Urut 4 Buat Iriadi-ASD

Minggu, 08 November 2020
Ir.H.Iriadi-Agus Syahdeman, SE ditetapkan Nomor Urut 4 sebagai Paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020, diserahkan oleh Ketua KPU Kabupaten Solok Ir Gadis, Sabtu (7/11/2020) di Kantor KPU Kab.Solok.


Solok, fajarsumbar.com - Pasca kekalahan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok dalam sengketa Pilkada yang berlangsung di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri Medan, akhirnya menetapkan Iriadi-ASD ikuti pilkada Kabupaten Solok dengan memegang nomor urut 4.


Kekalahan KPU dalam obyek sengketa Nomor 80/PL02.3-Kpt/1302/Kpu Kab/IX/2020 tanggal 2020, tentang Penetapan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020, memaksa pihak Tergugat dalam hal ini adalah Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok, untuk selanjutnya menggelar rapat pleno tertutup pada hari Jumat 6 Nopember 2020 kemarin, bertempat di KPU Kabupaten Solok.


Rapat pleno tersebut sekaligus untuk menerbitkan surat keputusan KPU Kabupaten Solok Nomor 97/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-Kab/XI/2020 tentang Penetapan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020.


Sebab, berdasarkan putusan rapat musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan pada hari Senin 2 November 2020, mengatakan bahwa surat keputusan KPU Kabupaten Solok Nomor 80/PL02.3-Kpt/1302/Kpu Kab/IX/2020 tanggal 2020 tentang Penetapan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020 tersebut dinyatakan cacat yurudis, baik secara formal maupun substansi.


Hal tersebut diucapkan oleh Riyanto, SH Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, di persidangan terbuka untuk umum, pada hari Selasa 3 Nopember 2020 oleh Hakim Ketua Majelis yang didampingi oleh Hakim Anggota, serta dibantu oleh Mardiana, SH selaku Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, dengan dihadiri oleh kuasa Penggugat Ganefri Indra Yanti, SH dan Syaiwat Hamli, SH dan kuasa Tergugat,


Majelis Hakim menyatakan bahwa, obyek sengketa beralasan hukum yang sebelumnya diterbitkan oleh KPU Kabupaten Solok dinyatakan batal, karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.


Dalam pertimbangannya hakim juga mengatakan, bahwa karena Penggugat memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020, maka gugatan Penggugat beralasan hukum untuk dikabulkan, dan mewajibkan Tergugat untuk menerbitkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok yang baru, yang menetapkan Penggugat (Ir.H.Iriadi Dt.Tumanggung dan Agus Syahdeman, SE) sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok.


Tak hanya itu, hakim PT-TUN Medan dalam pertimbangannya juga menyebutkan bahwa, oleh karena gugatan Penggugat dikabulkan maka Tergugat sebagai pihak yang kalah, sesuai dengan ketentuan pasal 110 undang-undang Nomor 51 tahun 2009 dihukum untuk membayar biaya perkara yang jumlahnya ditetapkan dalam amar putusan.


Ditempat terpisah kuasa hukum  Penggugat Ganefri Indra Yanti, SH via Whatsapp kepada kepada media fajarsumbar.com ia menyampaikan bahwa, masa sidang yang berjalan selama 14 hari kerja tersebut, Majelis Hakim dalam mengadili telah menelurkan putusan nomor 3/G/PILKADA/2020/PT.TUN-MDN yaitu,


1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya

2. Menyatakan batal keputusan Tergugat Nomor 80/PL02.3-Kpu/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 tentang Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020

3. Mewajibkan Tergugat untuk mencabut keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok Nomor 80/PL02.3-Kpu/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 tentang Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020

4. Mewajibkan Tergugat untuk menerbitkan kembali keputusan tentang Penetapan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020 menjadi Empat pasangan calon termasuk Penggugat Ir.H.Iriadi, Dt.Tumanggung dan Agus Syahdeman, SE

5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.446.000,00


Dalam menindak-lanjuti keputusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, pihak Tergugat KPU Kabupaten Solok pada hari Sabtu tanggal 7 Nopember 2020 akhirnya menetapkan Nomor Urut 4 untuk Ir.H.Iriadi -ASD sebagai Pasangan Calon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020.(nr)