Kemenko PMK Tinjau Pengembangan BUMNag Ekowisata GTP Ulakan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Kemenko PMK Tinjau Pengembangan BUMNag Ekowisata GTP Ulakan

Kamis, 12 November 2020
.


Pd.Pariaman, fajarsumbar.com - Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penaggulangan Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Mayjen TNI Dody Usodo HGS, S.IP.,M.M melakukan kunjungan kerja di Green Talao Park (GTP) Ulakan, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (12/11/20).


Kunjungan ini dalam rangka monitoring bersama pelaksanaan pengembangan BUM Des dalam penyaluran Dana Desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).


Dody Usodo  mengatakan, percepatan pembangunan desa terpadu ini dilaksanakan untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa yang didukung dengan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kapasitas aparatur desa nagari.


Tak kalah pentingnya, adalah pendampingan, peran serta masyarakat nagari yag inklusif, penetapan batas desa, pengembangan desa wisata, peningkatan pelayanan dasar desa dan optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk mendorong kegiatan produktif serta pembinaan dan pengawasan desa.


Merujuk kepada Permendes Nomor 13 Tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa 2021, ujarnya menambahkan, diarahkan untuk kegiatan yakni pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa dan adaptasi kebiasaan baru desa.


Sebelumnya Pjs Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri mengatakan, sebagai daerah terparah dampak Gempa 30 September 2009 lalu, telah menunjukan hasil yang signifikat dalam 10 tahun terakhir. Hal ini diraih berkat komitmen seluruh Stakeholder. Termasuk didalamnya wali nagari dan ASN yang melayani masyarakat dengan prima 


Setelah lima bulan beroperasi, kawasan Ekowisata GTP memperlihatkan hasil yang nyata. Yakni jumlah pengunjung 52.000 orang, omset sebesar Rp 327.000.000. Dan telag menyerap tenaga kerja operasional sebanyak 85 orang dan terbukanya lapangan usaha  bagi masyarakat setempat berupa kios kuliner sebanyak 50 unit.


"Total dana untuk pembangunan ekowisata ini telah menghabiskan biaya kurang lebih Rp 1,3 Milyar. Kawasan Wisata mulai dilaksanakan Juni 2020 total sudah 6 bulan. Untuk pengelolaan GTP dilakukan BUMNag Ulakan. Untuk pencarian dana desa semenjak dari 2015 di nagari kami telah terkumpul sebesar Rp 5 milyar" ujar Wali Nagari Ulakan Irmanto


Pun salahsatu bentuk kepatuhan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19, Deputi Mayjen TNI Dody Usodo melakukan pembagian masker dalam bentuk simbolis ke delapan Nagari di Kecamatan Ulakan Tapakis untuk mensosialisasikan betapa pentingnya upaya pencegahan Covid-19.(r-saco)