KPK RI di Sawahlunto: "Tidak Ada Pokir Titipan dan Pokir Siluman" -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

KPK RI di Sawahlunto: "Tidak Ada Pokir Titipan dan Pokir Siluman"

Senin, 30 November 2020
Rapat koordinasi Tim KPK Satuan Petugas Koordinator wilayah IX dengan pemerintah Kota Sawahlunto di Balaikota, Senin (30/11/2020).


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) datang ke Kota Sawahlunto dalam rangka rapat koordinasi pencegahan korupsi, monitoring, evaluasi optimalisasi penerimaan dan manajemen aset daerah, Senin (30/11/2020).


Kedatangan Tim KPK Korwil IX kali ini untuk pencegahan tindak pidana korupsi di Kota Sawahlunto. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim KPK Satuan Petugas Koordinator wilayah IX Ismail Hidersah dan anggota Handayani.


Saat Rakor, Handayani mengatakan tingkat keberhasilan dalam pemerintahan adalah komunikasi yang baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dalam kesempatan tersebut Handayani meminta ke Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) Kota Sawahlunto total Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD dan item-item apa saja yang telah direncanakan.


"Tidak ada Pokir titipan dan Pokir siluman karena di sanalah letak tindak pidana korupsinya. Kami meminta agar disini memastikan bahwa Pokir itu sesuai dengan usulan awal. Jangan nanti telah ditetapkan, ada Pokir yang dipaksakan oleh anggota dewan pada saat pengesahan APBD. Itu yang kami minta agar tidak terjadi ya, karena disitu titik korupsi," sebut Handayani dihadapan kepala OPD yang hadir.


Kemudian dokumentasi forum perangkat daerah, apakah sudah dilakukan koordinasi dengan forum perangkat daerah termasuk OPD? Kalau sudah, tolong di upload, kalau sudah di upload maka nilainya 100 persen. Disini nilainya masih Nol (0).


"Nah, tolong di lapor pak. Kami minta hari ini di proses, perintahkan tim bapak untuk menyiapkan ini agar surat dapat dilaporkan dan malam ini akan kami verifikasi dan nilainya langsung berubah", ucapnya di ruang rapat Balaikota.


Kedatangan Tim KPK Korwil IX disambut Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti dengan memperkenalkan sejarah singkat tentang Kota Sawahlunto sampai menjadi World Heritage.


Zohirin menyampaikan pencapaian yang telah diraih oleh Kota Sawahlunto di bidang keuangan yang mana Kota Sawahlunto sudah 5 kali secara berturut-turut mendapatkan Opini Wajar tanpa pengecualian (WTP) .


"Kepada OPD diharapkan serius menanggapi dan menindaklanjuti apa disampaikan oleh Tim KPK agar tidak ada yang tersandung hukum", tandasnya. (ton)